Beranda TRIBRATA Kompol Bambang Apresiasi Ketua KPK “Kekuasaan dan Peluang Dapat Menimbulkan Korupsi”

Kompol Bambang Apresiasi Ketua KPK “Kekuasaan dan Peluang Dapat Menimbulkan Korupsi”

30
0

Sespimmen Polri Dikreg ke-60 Ikuti Perkuliahan Jarak Jauh Ditengah Pandemi Covid-19

Kota Malang,Memox.co.id-Kompol Bambang Christianto Utomo, SH S.I.K.Serdik Sespimmen Lemdiklat Polri angkatan 60 TA 2020 mengapresiasi Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ) dengan narasumber Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Komjen Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si, Selasa (16/06/2020).

Program PJJ kepada 241 Serdik Sespimmen Polri secara online mengingat betapa pentingnya protokol kesehatan yang wajib diterapkan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan dari gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/05/2020)lalu.

Kepala Memox.co.id Kompol Bambang Christianto Utomo, SH S.I.K mengatakan, suatu pengalaman yang tidak terlupakan bagi kami dapat bertemu dengan mantan Kapolda Sumsel (Sumatera Selatan) yang kini menjabat Ketua KPK  Komjen Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si, walaupun hanya lewat aplikasi Zoom Cloud Meeting,” ujarnya.

Serdik Sespimmen Lemdiklat Polri angkatan 60 TA 2020 juga menjelaskan,di tengah pandemi Covid-19, sebanyak 241 Serdik Sespimmen Lemdiklat Polri angkatan 60 TA 2020 mengikuti PJJ dengan topik Budaya Anti Korupsi.

Dalam paparannya  Komjen Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si mengangkat tema peran pemimpin visioner untuk mewujudkan good governance yang  intinya membahas tentang  fenomena korupsi di Indonesia terjadi karena 3 hal yaitu sistem yang salah, faktor dominan perilaku dan mekanisme pencegahan yang lemah,” terangnya.

Lanjutnya, apa yang telah disampaikan Komjen Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si  banyak ilmu yang kami dapat, terutama mengenai tugas pokok KPK sesuai pasal 6 undang-undang RI No 19 tahun 2019 yaitu Tindakan-tindakan pencegahan sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi.

Kedua koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi dan instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik.

Sedangkan yang ketiga monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara,” terang mantan Kasat Lantas Polres Malang Kota ini.

Ditambahkan juga olehnya, saya sangat mengapresiasi apa yang yang telah disampaikan Ketua KPK Komjen Pol. Drs. Firli termasuk perkataan beliau yang akan saya jadikan pegangan bahwa kekuasaan dan peluang dapat menyebabkan timbulnya korupsi.

“Untuk menghindari diri dari tindak korupsi agar menjaga integritas pada saat berdinas nantinya,” ungkapnya mantan Wakapolres Malang Kota ini.(fik)