Begitu juga, Fadil Imran menyebut program meteor yang sempat disinggung pun, diharapkan bisa ada sampai tingkat kelurahan. Sehingga segala permasalahan yang ada bisa langsung disikapi di basis komunitas.
Tak kalah pentingnya, pelaksanaan pesta demokrasi di awal tahun mendatang, juga mengimbau Polisi RW agar rajin melakukan kegiatan sambang atau tatap muka dengan masyarakat.
“”Setiap ada masalah, ya harus diselesaikan. Contohnya, ketika KPPS ditanya sudah siap apa belum TPS-nya, jangan sampai pas hari H, ternyata hujan, banjir. Nah hal-hal seperti itu tentu harus datang dan melihat apa persoalannya. Kedua, kalau mau aman, harus mengidentifikasi persoalan dan diselesaikan,”tuturnya.
Sementara, Wali Kota Hadi Zainal Abidin menegaskan, semua program kebijakan yang dilakukannya semata-mata untuk warga Kota Probolinggo.
“Program kebijakan ini semua, hanya semata-mata untuk melayani warga. Karena tanpa ada kolaborasi dengan jajaran kepolisian, jangan bermimpi pemerintah bisa melakukan itu semua,” tegasnya.
Hibah itu sendiri diharapkan dapat mendukung aparat kepolisian dalam hal ini Polisi RW, untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Kota Probolinggo sekaligus menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif.
“Tentunya kesempatan ini menjadi kebanggaan Kota Probolinggo, atas sinergitas yang sudah dibangun, terkait aspek manfaat dan kehadiran dari pemerintah dan kepolisian pada masyarakat,”sebut Hadi Zainal Abidin.
