Opini  

Kenali Kandungan Makanan Siap Saji Yang Kamu Konsumsi

Oleh: Salsabila Azzahra R.P, Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

MEMOX.CO.ID – Pada era globalisasi ini makanan sangat mudah untuk didapatkan di segala tempat. Berkat kecanggihan teknologi saat ini, kehadiran makanan siap saji semakin memanjakan kebutuhan primer manusia. Kebutuhan yang serba cepat dan kurangnya waktu memasak menjadikan makanan siap saji sebagai pilihan utama bagi masyarakat. Pola hidup masyarakat untuk mengkonsumsi makanan siap saji pun menjadi hal yang lazim, tidak hanya para anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa juga sering mengkonsumsi makanan siap saji atau yang biasanya disebut dengan junk food. Junk food merupakan makanan yang apabila sering dikonsumsi  akan merugikan bagi kesehatan tubuh dan tidak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Junk food juga merupakan kata lain untuk makanan dengan jumlah kandungan gizi yang sedikit dan terbatas, oleh karena itu junk food sering disebut makanan sampah. Junk food memiliki berbagai jenis ragam yaitu makanan ringan dan makanan berat contohnya seperti kentang goreng, pizza, hamburger, spaghetti, nugget, gorengan, mie instan, makanan kemasan  dan minuman bersoda.

 Makanan junk food banyak mengandung gula, lemak, asam akrobat, kalsium, folat, nutrisi yang rendah dan tinggi kalori, yang dimana makanan tersebut tidak mengandung makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien dan mikronutrien sangat dibutuhkan oleh tubuh dan berperan penting di dalam tubuh, contoh dari makronutrien yaitu karbohidrat, protein dan air. Mikronutrien yaitu mineral dan vitamin. Kandungan makanan yang tinggi lemak dapat berisiko menyebabkan terganggunya metabolisme tubuh dan dapat menyebabkan resistensi insulin serta masalah hormonal lainnya, selain itu peningkatan lemak badan yang tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan penyakit dalam contohnya penyakit stroke, penyakit hati, hipertensi, gangguan pernapasan, varises, diabetes mellitus, kanker dan jantung coroner. Makanan yang mengandung gula yang tinggi dapat meyebabkan berat badan bertambah tidak secara normal atau yang disebut dengan obesitas. Obesitas dapat terjadi karena terus-menerus mengkonsumsi makanan siap saji. Mengkonsumsi makanan cepat saji juga dapat menyebabkan terganggunganya keadaan tenggorokan, mempengaruhi tingkat energi tubuh, munculnya penyakit tidak menular, bahkan dapat memicu penyakit GERD. GERD merupakan gangguan yang terjadi pada lambung yang menyebabkan rasa asam atau pahit. Makanan cepat saji juga menyebabkan kurangnya asupan nutrisi dan kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan yang tidak sehat yang dapat menyebabkan kekurangan energi, kelelahan, dan masalah kesehatan mental. Makanan cepat saji juga berdampak buruk bagi kebersihan lingkungan, contohnya banyak sampah plastik, udara menjadi tercemar akibat pembakaran sampah plastik dan tercemarnya air akibat dari sisa-sisa makanan cepat saji.

Perlu diketahui juga bahwa seharusnya di dalam tubuh itu lebih membutuhkan makanan bergizi yang mengandung makronutrien dan mikronutrien. Makanan yang mengandung  makronutien dan mikronutien menyehatkan bagi tubuh, tetapi masih banyak sekali masyarakat yang mengkonsumsi makanan siap saji yang tentunya tidak menyehatkan bagi kesehatan tubuh dan tidak mengandung makronutrien dan mikronutrien. Maraknya masyarakat mengkonsumsi makan siap saji tentunya mengancam kesehatan masyarakat dan mengakibatkan tingginya penyakit tidak menular pun menjadi meningkat, dikarenakan masyarakat kurangnya pengetahuan mengenai akibat dan kandungan apa saja ketika  mengkonsumsi makanan siap saji. Kita juga perlu mengetahui pentingnya zat gizi bagi tubuh, karena yang membantu proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia terutama pada anak-anak dan remaja adalah zat gizi. Faktor lain yang mempengaruhi tingginya masyarakat mengkonsumsi makanan cepat saji yaitu tempat makan siap saji yang nyaman, perkembangan teknologi, makanan yang lebih efesien dan cepat, memiliki rasa yang lebih lezat, gaya hidup, rasa malas, harga junk food yang murah dan pengaruh teman, contohnya pada saat remaja menghabiskan waktunya di luar besama teman-temannya maka ada kemungkinan untuk mengkonsumsi makanan siap saji. Kebisaan seperti itulah yang menyebabkan obesitas dan penyakit lain meningkat pada masyarakat. Kita harus mencegah dan mengurangi tingginya penyakit yang ditimbulkan oleh dampak makanan siap saji dengan cara pemberian edukasi kepada masyarakat terutama orang tua untuk mengetahui dampak dan kandungan apa saja yang tedapat pada makanan siap saji, tidak hanya itu orang tua juga perlu edukasi tentang apa saja pengganti makanan siap saji yang menyehatkan bagi kesehatan masyarakat. Cara mengurangi konsumsi makanan siap saji yaitu, para orang tua bisa saja mengkreasikan makanan sehat contohnya nasi putih dibetuk boneka, sayur wortel dibentuk bunga, dan bisa juga buah dibentuk bunga atau seunik mungkin, bisa saja karena kekreatifan orang tua anak-anak lebih tertarik pada makanan yang dibuat sendiri dan tentunya lebih menyehatkan bagi tubuh anak-anak. Orang tua juga perlu mengawasi makanan apa saja yang di makan oleh anak-anak. Pentingnya memasak sendiri juga dapat menjadi cara alternatif sehat untuk mengurangi konsumsi makanan siap saji, contohnya mengganti burger dengan sandwich sehat yang dibuat dengan roti gandum dan daging rendah lemak, mengganti minuman berkaleng segar dengan jus buah, mengganti cemilan kemasan dengan cemilan buatan sendiri yang lebih sehat. Peran orang tua juga penting dalam hal pengetahuan  membaca label nutrisi pada kemasan makanan siap saji yang dapat mempermudah para orang tua untuk mengetahui kandungan makanan tersebut. Hindari makanan dengan kandungan gula, lemak jenuh, dan sodium yang tinggi. Orang tua juga bisa membatasi konsumsi makanan siap saji. Orang tua harus bisa memberikan edukasi kepada anak-anak tentang apa saja dampak dan kandungan yang terdapat di dalam makanan siap saji jadi, disini peran orang tua sangat penting terhadap tingginya konsumsi  makanan siap saji pada anak-anak. Mari kita mulai mengubah dari sekarang kebiasaan makan kita dan memberikan perhatian lebih pada apa yang kita konsumsi demi kesehatan dan kesejahteraan tubuh kita (*)

Email: salasbila1612@gmail.com