Keluarga Korban Minta Gate 13 Stadion Kanjuruhan Dibangunkan Atap

FT. Tampak dalam gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang. (MemoX/nif).

MEMOX.CO.ID Ketua Yayasan Keluarga Tragedi Kanjuruhan (YKTK), Devi Athok meminta tangga gate 13, Stadion Kanjuruhan Malang yang terbuka diminta agar diberi atap. Hal tersebut supaya tidak dijadikan lalu lalang orang dan tidak kotor.

Pernyataan ini disampaikan Devi Athok, saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Malang, pada Rabu (12/2/2025) sore.

“Gate 13 itu harus diberi atap agar tidak dibuat akses keluar masuk. Kemudian agar tidak kotor di dalam monumen,” jelasnya.

FT. Tampak dalam gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang. (MemoX/nif).

Karena, gate 13 yang diyakini disinyalir sebagai tempat meninggalnya ratusan nyawa dalam tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu, itu dibiarkan begitu saja.

Sehingga dirinya meminta, agar pemerintah membangun atap di atasnya. “Maka kami minta agar ada pembangunan seperti diberi kanopi di atasnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, M Hidayat, membenarkan permintaan keluarga korban terkait gate 13 Stadion Kanjuruhan.

Ia berjanji, permintaan diberikannya atap tersebut akan dibicarakan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) supaya disampaikan kepada PT Waskita Karya sebagai kontraktor dalam pembangunan stadion Kanjuruhan.

“Nanti akan kita tindaklanjuti ke Waskita Karya melalui Kementerian PU,” katanya.

Karena, imbuh Dayat, renovasi stadion Kanjuruhan yang menghabiskan dana sebesar Rp357 miliar tersebut, adalah kewenangannya pusat. Sehingga permintaan keluarga korban tragedi Kanjuruhan akan ia usulkan.

“Masalah atap di gate 13 itu nanti kita usulkan lagi,” pungkasnya. (nif)

Penulis: AnifEditor: Crisanto De jesus Pereira