Kejari Kabupaten Malang Segera Kembalikan Aset Pemkab yang Puluhan Tahun Dikuasai Swasta Senilai Rp100 M

Kejari Kabupaten Malang Segera Kembalikan Aset Pemkab yang Puluhan Tahun Dikuasai Swasta Senilai Rp100 M
Kepala Kejari Kabupaten Malang Rachmat Supriady. (foto:nif)

MEMOX.CO.ID – Dalam waktu dekat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang akan mengembalikan aset Pemkab Malang yang dikuasai pihak swasta sejak 1996 yang lalu. Aset itu senilai kurang lebih Rp100 miliar dengan luas tanah hampir 9000 meter persegi.

Kepala Kejari Kabupaten Malang Rachmat Supriady mengatakan, penyerahan aset Pemkab yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dengan Kota Batu itu dimungkinkan dilakukan pada pertengahan bulan Juli 2024 ini.

“Harusnya bulan lalu, tapi harus melengkapi administrasi akhirnya pertengahan bulan ini,” jelas Rachmat saat dikonfirmasi Rabu (3/7/2024) kemarin.

Rachmat menjelaskan, awalnya tanah itu dimanfaatkan oleh Korpri Kabupaten Malang. Karena Korpri tidak boleh menguasai hak, akhirnya dibuatlah yayasan. Kemudian, yayasan Korpri tersebut bekerja sama dengan pihak swasta.

Tetapi, lanjut Rachmat, format kerjasama tersebut tidak jelas. Dan seharusnya tanah ini sudah masuk ke tanah negara. Nemun seiiring berjalannya waktu, ada oknum yang ingin memproses penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

“Ada oknum tertentu di HGB-kan menjadi yayasan Korpri dan proses pembuatan sertifikat HGB-nya ada indikasi tidak memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Sehingga kata Rachmat, dirinya langsung berkordinasi dengan Kanwil Pertanahan untuk dilakukan pembatalan HGB.

Saat ini, tanah itu diungkapkan Rachmat, sudah berbentuk hotel yang dikelola pihak swasta. Tapi, hotelnya sekarang sudah tidak aktif alias sudah tutup.

“Mungkin dulu tahun 1996 favoritnya di hotel itu. Tapi sudah tutup,” katanya.

“Selama ini Pemkab sudah berusaha ingin mengambil namun tidak dianggap dan akhirnya kami turun dan Alhamdulillah bisa,” lanjutnya.

Saat disinggung, apakah ada bau-bau tindak pidana dalam kasus tersebut?, Rachmat mengaku, dirinya sekarang fokus dipengembalian aset dulu. Yang penting aset yang puluhan tahun dikuasai itu dikemukakan dan dimanfaatkan Pemkab.

“Biar dimanfaatkan dulu lahan ini oleh Pemkab,” pungkasnya. (nif/syn)