Warga lain, menyiasati dengan membeli air bersih dari bawah seharga 150 ribu untuk 1.000 liter. Sejauh ini, pihak desa masih belum berani membenahi saluran pipa yang hangus akibat kebakaran.
“Memang belum diperbaiki, kami khawatirkan masih ada bara yang tersisa. Kan bahaya juga kalau warga kami sampai menginjaknya,” tandas Sarwo.
Pihak desa sempat meminta bantuan air bersih pada BPBD Kabupaten Probolinggo, namun belum ada respon sampai saat ini. Warga pun hanya bisa mengandalkan debit air yang kecil atau membeli secara swadaya.
Baca Juga: Sempat Terkendala Angin Kencang, Helikopter Super Puma Kembali Padamkan Kebakaran Bromo
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Gunung Bromo. Sedikitnya 500 hektar vegetasi terbakar. Kebakaran sendiri dipicu oleh penggunaan flare atau suar warna-warni pasangan calon pengantin yang sedang membuat foro pra nikah di savana Watangan, Rabu 6 September 2023 lalu.
Sampai saat ini, polisi baru menetapkan satu orang tersangka atas insiden fatal ini. Tersangka itu atas nama Andrie Wibowo, selaku wedding organizer. Ia disebut bertanggung jawab terhadap insiden kecil namun fatal itu.
Sementara itu, lima orang lainnya, terdiri dari calon pasangan pengantin dan tiga tim kreatif, statusnya masih saksi. Polisi belum juga menetapkan tersangka lain dalam kejadian ini. Kelima orang ini pun, hanya dikenakan wajib lapor. (sty/ono)






