Kaur Keuangan Jangan Sombong

Pesan Kades Wonosri-Jember

Jember, Memo x

Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember menggelar pelantikan kepala urusan (Kaur) keuangan Zein Luthfiari Dhamara di Pendopo Balai Desa  setempat Senin (1/4/2019) sore sekitar pukul 15.00 Wib. Persiapan yang diawali dengan gladi bersih, ujian penjaringan pengisian Perangkat Desa beberapa waktu yang lalu, meloloskan putra terbaik Desa Wonosari untuk menempati posisi Kaur Keuangan di Pemerintahan Desa Wonoasri.

Kepala Desa Wonoasri  Sugeng Priyadi dalam sambutannya mengingatkan, bahwa sekarang kalian yang dilantik hari ini adalah pelayan masyarakat. “Kalian telah berusaha dalam ujian mencapai rangking terbaik, sehingga kalian harus mengetahui bahwa desa sangat membutuhkan tangan tangan kalian dalam menuju desa yang mandiri,” ujarnya.

Oleh sebab itu sambung Sugeng kalian disini dilantik untuk menempati kekosongan perangkat desa dengan tujuan bisa membawa Desa Wonoasri lebih baik lagi. Menurut Sugeng bahwa pengisian perangkat di Desa Wonoasri  sudah sesuai petunjuk serta perundang undangan yang berlaku saat ini.

 “Sehingga apapun hasilnya sudah sepantasnya mereka yang dilantik akan mengabdikan dirinya,” ungkapnya. Diketahui dalam pelantikan itu hadir Muspika .Plt. Camat Temporejo Sutarman, Kapolsek Temporejo , AKP.Suhartanto.SH.MM.diwakili oleh Kapospol Wonoasri Aiptu Samsu Hajar Lelono, Danramil Temporejo Kapten Inf.Didik PB,  Kasi Pemerintahan Kecamatan Temporejo  Penta, dan Ketua BPD Desa Wonoasri  M.Sugeng wahyudi.

Plt.Camat Temporejo Sutarman dalam sambutannya, saya percaya perangkat Desa yang dilantik hari ini adalah baik dan Jujur, selaku perangkat desa harus menjunjung tinggi Loyalitas pada Pekerjaan, Pimpinan dan Lembaga.  “Diharapkan benar benar melakukan pekerjaannya dengan baik dan sungguh sungguh, jangan sampai terkena virus yang mengganggu atau menghambat kesuksesannya dan terpenting jangan sombong,”  tegasnya.

Sementara itu Zein Luthfiari Dhamara yang dilantik menjadi Kepala Urusan keuangan saat dimintai keterangan mengatakan, bahwa keinginannya untuk masuk mengikuti ujian perangkat desa adalah agar supaya bisa memberikan sumbangsih pemikirannya untuk membangun desanya, agar supaya apa yang didapat di bangku kuliahnya bisa bermanfaat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa Wonoasri.

“Saya hanya ingin memberikan sesuatu yang bisa membuat Desa Wonoasri lebih baik. Walaupun selama ini pihak pemerintahan desa sudah baik, saya pingin pelayanan kepada masyarakat itu lebih baik lagi,” ungkapnya. ( tog/man)