Kapolres Malang: Sistem Peringatan Dini Bencana Alam Harus Lebih di Siap Siagakan

Kapolres Malang AKBP Kholis saat memimpin apel Senin pagi

MEMOX.CO.ID – Kepala Kepolisian Resor Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menegaskan komitmen Polres Malang untuk mengoptimalkan sistem peringatan dini (early warning sistem) guna memastikan kesiap siagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana, Senin (16/10/2023)

Pernyataan ini disampaikan saat pelaksanaan apel pagi yang dihadiri oleh ratusan personel di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Malang.

Pada intinya Kapolres Malang AKBP Kholis menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan perlu dilakukan dalam menghadapi ancaman bencana, terutama menjelang peralihan akhir musim kemarau dan memasuki musim penghujan.

Baca juga: Mantapkan Pengamanan Pemilu 2024, Polres Malang Gelar Simulasi Sispamkota

Situasi cuaca yang tidak dapat diprediksi sepenuhnya memerlukan tindakan cepat dan tanggap dalam menjaga keselamatan masyarakat.

“Kita harus memastikan bahwa kita siap menghadapi berbagai potensi bencana alam yang dapat terjadi, seperti angin puting beliung, banjir bandang, dan tanah longsor,” kata AKBP Kholis.

Kapolres menambahkan, upaya optimalisasi sistem peringatan dini ini akan melibatkan koordinasi yang erat dengan berbagai instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malang, dan lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki tanggung jawab terkait dengan mitigasi bencana.

Baca juga: 641 Personel Polres Malang Ikuti Latpraops Jelang Pemilu 2024

Kapolres Putu Kholis juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam proses ini, mengingat peran aktif masyarakat dalam memitigasi bencana menjadi sangat signifikan.

“Kerjasama yang erat dengan pihak terkait diharapkan dapat mempercepat respon dalam situasi darurat. Dengan demikian, kita dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas kita dalam melindungi masyarakat,” ungkapnya. (*)