Malang, Memox.co.id – Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung S.H.S.I.K.Msi mengajak segenap anggota Polres Malang satukan tekad untuk mempertahankan Polres Malang sebagai ZI ( Zona Integritas ) WBK ( Wilayah Bebas Korupsi ) dan WBBM ( Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani ).
Kegiatan penandatanganan nota kesepahaman salah satu komitmen Kapolres Malang bersama para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Malang untuk dapat sebaik baiknya mempertahankan apa yang telah diraih Polres Malang.
Penandatanganan komitmen bersama ini, bertempatan pada Harlah ( Hari Lahir ) Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung S.H.S.I.K.Msi yang jatuh pada hari Senin (16/12/19).
Berhasilnya Polres Malang meraih predikat WBK dan WBBM dari Kemenpan RB ( Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ). Bukanlah suatu hal yang gampang, terutama untuk mempertahankan predikat yang telah disandang Polres Malang.
Salah satu upaya yang dilaksanakan AKBP Yade Setiawan Ujung S.H.S.I.K.Msi selaku Kapolres Malang yaitu mengajak seluruh PJU Polres Malang termasuk para Kapolsek untuk berkomitmen dalam bentuk penandatanganan komitmen bersama diatas batu prasasti yang ditandatangani Kapolres Malang.
Apel pencanangan komitmen bersama dihadiri Forkopimda Kabupaten Malang seperti Dandim Kab Malang-Batu Letkol Inf H Ferry Muzawwad S.IP, Kajari Kepanjen Abdul Qohar SH MH , Bupati Malang H.Sanusi dan Ketua DPRD Kabupaten Malang yang diwakili kehadirannya.
Pada apel pencanangan komitmen bersama tersebut dalam kata sambutannya Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung S.H.S.I.K.Msi menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota yang bersama sama, tahapan demi tahapan memperbaiki dan perubahan kinerja khususnya pada spot pelayanan publik.
Sehingga mampu menghantarkan dan mewujudkan Polres Malang mendapat predikat WBBM dari Kemenpan RB,”ujarnya.
Kapolres Malang juga menegaskan agar seluruh anggota, jangan sampai ada pelanggaran maupun penyimpangan baik pada spot spot pelayanan maupun penegakan hukum.
“Jangan sampai predikat WBK dan WBBM ini dicabut kembali seperti membalikkan telapak tangan, oleh karena itu seluruh anggota harus saling mengingatkan, baik antar perorangan, antar unit dan antar satuan.
Seluruh anggota harus profesional dan sesuai SOP (Standard Operasional Prosedur).
“Termasuk pada seluruh Bhayangkari, bila mengetahui suaminya melakukan penyimpangan, agar mengingatkan suaminya, atau laporan kepada Ketua Bhayangkari Cabang Malang ,”tegasnya.
Dikatakan juga olehnya, predikat WBBK dan WBBM adalah milik bersama milik seluruh anggota Polres Malang, dengan diperolehnya predikat ini Insyaallah remunerasi seluruh anggota Polres Malang naik 2 kelas,” tuturnya.(fik)
