Malang, Memox.co.id – Polres Malang mulai melakukan simulasi penyekatan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H di sejumlah titik perbatasan yang dipimpin langsung Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, S.I.K. MH, Rabu (05/05/2021).
Dalam simulasi ini Satlantas Polres Malang mengambil tempat di Pos Penyekatan di Kecamatan Sumberpucung. Forkopimda Kabupaten Malang langsung turun melakukan simulasi penyekatan. Kemacetan pun tidak terelakkan saat pengecekan kendaraan itu.
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menjelaskan dalam simulasi ini tidak hanya mengecek plat kendaraan. Meskipun berplat N, kendaraan pun ikut dicek.
“Yang kami cek itu bukan kendaraannya saja. Tapi juga KTPnya. Kami cek kalau bukan warga Malang Raya atau Aglomerasi II itu Kota/Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo, kami suruh putar balik,” terangnya.
Dijelaskan juga olehnya, jika pengendara mempunyai surat tugas atau dalam keadaan urgen, maka kendaraan akan dibiarkan masuk ke Malang Raya.
“Ya nanti kalau ada kepentingan urgen seperti ke rumah sakit atau mau melahirkan, kami perbolehkan. Tapi kalau tidak kami mohon maaf akan diarahkan balik kanan,” tuturnya.
Perlu diketahui penyekatan tersebut pun akan berlangsung pada 6 Mei 2021 mendatang hingga 17 Mei 2021. Untuk wilayah Kabupaten Malang ada 4 pos penyekatan, yakni di Sumberpucung, Exit Tol Singosari, Lawang, dan Pakis.
Dan juga ada pos mandiri atau check point mandiri di desa untuk menyekat jalur tikus bagi pengendara yang tahu pos penyekatan ini dan lewat desa. Pos penyekatan mandiri itu ada di Kecamatan Kromengan, Donomulyo, Kalipare, Poncokusumo dan Jabung.
Selain pos penyekatan di perbatasan, juga ada tujuh pos titik pemudik yang melalui jalur darat di stasiun, terminal dan bandara. (fik)






