Kota Malang, Memox.co.id – Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander S.ik laksanakan solat ghaib bersama Kader IMM dan PMII Cabang Malang serta elemen masyarakat bertempat didepan Makopolres Malang Kota, Jumat siang (28/09/19).
Solat ghaib ini digelar kepolisian Polres Malang Kota sebagai bentuk solidaritas Polri khususnya Polres Malang Kota atas meninggalnya Immawan Randi (21)Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO)
Alm tewas akibat tertembak peluru tajam pada saat terjadinya demonstrasi ribuan mahasiswa di Kendari Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9/19).
Dalam aksi sepontanitas tersebut, tampak ikut para mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa kader IMM dan PMII Cabang Malang, dipimpin Korlap (Koordinator Lapangan ) S Ridwan yang diikuti sekitar 75 mahasiswa lainnya.
Dihadapan massa Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander S.ik didampingi Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson menuturkan, ” Kami Polri turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa rekan rekan mahasiswa saat melaksanakan aksi demo.
“Kami Polri khususnya Polres Malang Kota berharap hubungan Polri, TNI dan Mahasiswa tetap harmonis. Masalah yang ada di Sulawesi Tenggara sampai saat ini masih dalam proses investigasi.
Seperti apa yang disampaikan Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. Perlu upaya uji balistik untuk membuktikan jenis senjata api atau peluru yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Terlebih dalam hal ini, proses otopsi juga sedang dilakukan untuk mencarikan tahu secara ilmiah penyebab pasti kematian alm,”terangnya. (fik)
