Malang, Memox.co.id – Kapolres Malang, AKBP Bagoes W. HK. S.I.K., M.Si. bersama Forkopimda Kabupaten Malang meninjau kesiapan lokasi Isoter di tujuh lokasi yang ada di wilayah Kabupaten Malang, Sabtu (21/08/2021).
Kegiatan peninjauan tersebut guna melihat lebih dekat persiapan Tim Satgas Covid-19 dalam menyediakan tempat Isoter bagi pasien Covid-19. Guna mengendalikan kasus pandemi di Kabupaten Malang agar lebih cepat ditangani.
Tujuh tempat yang disiapkan diantaranya Isoter depan Puskesmas Sumberpucung, Isoter di gedung PGRI Kromengan, Isoter di SDN 1 Ngajum, Isoter di SMP Bumirejo Wonosari, Isoter di SD Pandanrejo Wagir, Isoter di SDN 1 Mulyoagung Dau, Isoter di SMPN 1 Karangploso.
Baca juga: Wali Kota Malang Dorong OPD Belanja 40 Persen Produk UMKM Lokal
Pengecekan lokasi Isoter langsung dipimpin Bupati Malang M. Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Jajaran Pejabat Utama TNI-POLRI serta jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Malang.
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengatakan, seluruh warga Kabupaten Malang yang sedang isolasi mandiri wajib dipindahkan ke lokasi isolasi terpusat yang telah disediakan oleh Forkopimda Kabupaten Malang.

“Kita berharap dengan adanya lokasi Isoter ini bisa menekan turun angka Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang,” ujar Bagoes.
Bagoes juga menjelaskan, hasil peninjauan terhadap kondisi Isoter. Tempat dan fasilitas ruangan sangat memadahi dan nyaman khusus dirancang untuk pasien Isoter.
“Terdapat dokter jaga dan perawat yang siap 1×24 jam, sehingga pasien benar-benar tertangani apabila pasien memerlukan tindakan medis,” terangnya. (fik)






