Indeks
Hukum  

Kapolda Jatim: Berikan Tindakan Tegas Pelanggar yang Berpotensi Kecelakaan

PITA: Kapolda Jatim Irjen Pol Toni saat memasangkan pita tanda digelarnya Operasi Patuh Semeru 2023

Lebih lanjut, Irjen Pol Toni Harmanto menjelaskan berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jatim angka kecelakaan lalu lintas pada periode Januari sampai dengan Mei secara kuantitatif mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 yaitu sebesar 11,88 persen.

Hal tersebut kata Irjen Pol Toni juga berbanding lurus dengan angka pelanggaran yang juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar 1.018,14 persen.

Oleh karena itu lanjut Irjen Toni, untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas tersebut perlu dilakukan penindakan secara tegas dan terukur terhadap pelanggar yang berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Sehingga tindakan ini memberikan detterence effect kepada para pelanggar lalu lintas tersebut.”Melihat banyaknya jumlah pelanggaran lalu lintas tersebut menandakan bahwa kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih rendah,” papar Irjen Toni.

Untuk itu lanjut Irjen Toni diperlukan upaya preemtif, preventif maupun represif yang terukur, untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat yang mencerminkan budaya dan moralitas bangsa indonesia yang menjunjung tinggi disiplin dan kepatuhan.

“Jadi Operasi Patuh Semeru 2023 ini guna mewujudkan Kamseltibcarlantas dengan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis, yang disertai dengan penegakan hukum dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas di wilayah Jawa Timur,”pungkas Irjen Toni.(*)

Exit mobile version