Beranda Pemerintahan Kajari Jombang Paparkan Capaian Program

Kajari Jombang Paparkan Capaian Program

83
0
PEMAPARAN: Kajari Jombang Yulius Sigit Kristanto SH MH saat memaparkan capaian sejumlah program di instasi yang dipimpinnya

Mulai Sidang Online hingga Program SANTRI

Jombang, Memox.co.id -Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Yulius Sigit Kristanto SH MH  memaparkan capaian perbidang kinerjanya di ruang video conference lantai 2 Jalan  Wachid Hasyim Jombang bertepatan dengan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 Tahun 2020, Rabu (22/7). Kajari dalam pemaparannya didampingi Kasi Pidum, KIasi Pidsus, Kasi Datun dan Kasi Intel.

Berbagai terobosan dan inovasi telah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, seperti halnya ketika pandemi Covid-19 melanda, Kejaksaan Negeri Jombang di bidang Tindak Pidana Umum (PIDUM) telah melaksanakan sidang secara online.

Selain itu, juga diluncurkan program SANTRI (Sistim Antar Tanpa Antri ) dimana program tersebut pelanggaran tilang dapat menerima Barang Bukti (BB) Tilang tanpa harus antri, bahkan bisa diantar langsung kerumah pelanggar.

Kajari Jombang Yulius Sigit Kristanto SH MH menyampaikan, untuk kinerja Pidana Khusus (PIDSUS), penyelamatan uang negara tahun 2020 sebesar Rp 752.500.000,- (Tujuh ratus lima puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) dengan terpidana berinisial SHD dan ZUF, dari 2 perkara yang telah sampai pada tahapan persidangan dan sudah putus/inkracht

Sementara itu untuk bidang intelijen hingga Juli 2020, sudah melakukan penyelidikan terkait Hibah KONI Jombang tahun 2017 sampai tahun 2019 dan penyelidikan di Dispora Jombang serta penyelidikan perpustakaan desa.

Sedangkan bidang DATUN hingga Juli 2020 sudah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bupati Jombang, Badan Pendapatan Daerah dan BPJS ketenagakerjaan cabang Mojokerto . Selain itu ada surat kuasa khusus sebanyak 39 SKK dan telah memulihkan keuangan negara sebesar Rp 92.679.906,- ( sembilan puluh dua juta enam ratus tujuh puluh sembilan ribu sembilan ratus enam rupiah).

Barang bukti yang yang telah dimusnahkan hingga Juli 2020 diantaranya jenis sabu sebanyak 82,7 gram, pil dobel LL sebanyak 20.184 butir dan barang bukti uang palsu sebanyak 419 lembar dari total 79 perkara.

Dalam Bidang pembinaan Kejari Jombang dalam pembinaan Zona Integritas menuju WBK/ WBBM dengan 6 area perubahan yaitu menejemen perubahan, penguatan ketatalaksanaan, penataan manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Perlu diketahui, Bidang pembinaan kejaksaan negeri Jombang juga telah mendapatkan penghargaan peringkat 1 (unit kerja terbaik) untuk penilaian bulan Mei dan Juni tahun 2020 dari Kejati Jatim atas Indikator penilaian kinerja bidang pembinaan kejaksaan negeri se Jawa timur “Bidang Pembinaan Kejari Jombang telah mendapatkan penghargaan peringkat 1 Unit Kerja Terbaik untuk penilaian Bulan Mei dan Juni 2020 dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, atas Indikator Penilaian Kinerja Bidang Pembinaan Kejasaan se Jawa timur,” ucapnya.

Dan dari Sub Bagian Pembinaan sampai dengan 22 Juli 2020 melalui bendahara penerimaan telah melakukan penyetoran PNBB sebesar 3.325.190.192,- (Tiga miliar tiga ratus dua puluh lima juta seratus sembilan puluh ribu seratus sembilan puluh dua rupiah). “Kita bekerja harus ada tindakan nyata walaupun terjadi Pandemi Covid-19, dan sesuai dengan tupoksi kita sebagai pengacara negera,”  jelas Kajari.

Jumpa pers kemarin dengan tegas menerapkan protokol kesehatan. Masuk kantor Kejari, semua yang hadir termasuk wartawan harus memakai masker, melewati bilik disinfektan. Selanjutnya menuju tempat cuci tangan dengan air mengalir pakai sabun, dan cek suhu badan baru yang disediakan di halaman kantor. Lalu masuk kantor dengan tetap memperhatikan jarak. (azl/ono)