Jelang 1 Juli, Sebanyak 52 Personel Polresta Malang Kota Menjalani Kenaikan Pangkat

MEMOX.CO.ID – Jelang 1 Juli 2026, yang merupakan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 52 anggota Polresta Malang Kota mengikuti upacara kenaikan pangkat yang dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, Selasa sore (30/6/2026).

Dalam amanatnya, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah, melainkan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi yang harus dibayar dengan tanggung jawab yang lebih besar.

“Kenaikan pangkat adalah bentuk kepercayaan institusi atas kerja keras, loyalitas, dan integritas yang telah saudara tunjukkan. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian, bukan sekadar kebanggaan mengenakan pangkat baru,” ujar Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Momentum tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme personel sekaligus amanah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kenaikan pangkat tersebut diberikan kepada personel dari berbagai jenjang kepangkatan, mulai Bripda hingga Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Rinciannya terdiri dari 4 personel naik ke pangkat AKP, 16 personel menjadi Aipda, 14 personel menjadi Bripka, 3 personel menjadi Brigpol, 2 personel menjadi Briptu, dan 13 personel menjadi Bripda, sehingga total sebanyak 52 personel menerima penghargaan atas prestasi dan masa pengabdiannya.

Tidak hanya menjadi seremoni administrasi kepangkatan, kegiatan tersebut menjadi refleksi perjalanan pengabdian seluruh personel Polresta Malang Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat pelayanan publik yang humanis, presisi, dan berintegritas.

Ia menambahkan bahwa setiap jenjang kepangkatan membawa konsekuensi moral untuk menjadi teladan, menjaga disiplin, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis.

“Pangkat yang lebih tinggi harus diikuti kualitas kepemimpinan, etika, dan kemampuan melayani masyarakat yang semakin baik. Kepercayaan publik dibangun dari perilaku setiap anggota di lapangan,” tegasnya.

Kombes Putu Kholis berpesan personel muda harus terus belajar, menjaga integritas, menghindari pelanggaran, serta menanamkan budaya disiplin sejak awal karier.

“Untuk rekan-rekan Bripda, teruslah belajar dari senior, bekerja dengan hati, jaga nama baik institusi, dan jangan pernah berhenti meningkatkan kompetensi. Jadilah generasi Polri yang membanggakan masyarakat,” pesannya.

Sementara Kombes Putu Kholis menekankan kepada para personel dengan pangkat AKP, agar berperan sebagai pemimpin teladan bagi anggota, membangun soliditas organisasi, serta menghadirkan solusi dalam setiap dinamika tugas kepolisian.

“Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawabnya. Jadilah pemimpin yang mampu membimbing anggota, membangun kekompakan, mengambil keputusan secara bijaksana, dan menjadi contoh dalam integritas maupun profesionalisme,” ungkapnya.

Momentum kenaikan pangkat tersebut memiliki makna emosional tersendiri. Mengingat upacara pada sore hari ini, berlangsung di penghujung masa kepemimpinan Kombes Pol Putu Kholis Aryana sebagai Kapolresta Malang Kota.

Menjelang berakhirnya masa tugasnya di Kota Malang, Kombes Putu Kholis berharap semangat kebersamaan, sinergi, dan soliditas yang selama ini telah terbangun tetap menjadi budaya kerja seluruh personel.

Upacara kenaikan pangkat tersebut menjadi simbol regenerasi sekaligus penguatan sumber daya manusia Polresta Malang Kota.

Dengan bertambahnya tanggung jawab para personel yang menerima pangkat baru, diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta kepercayaan publik terhadap Polri dengan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(fik/hms)