Pembangunan infrastruktur sebagai penyokong pembangunan ekonomi, pelayanan publik dan pelayanan sosial kemasyarakatan juga mendapat porsi yang cukup dalam periode kepemimpinan KH Salwa Arifin dan H Irwan Bachtiar.
Peningkatan jalan Lumutan-Pancur yang dikenal oleh masyarakat sebagai Jalan Pandawa Botolinggo dan pembangunan Jembatan Gantung Gentong Taman Krocok merupakan upaya nyata membuka kawasan terpencil dan terisolir. Peningkatan dan pelebaran Jalan menuju Kawasan Wisata Kawah ljen melalui Program Jalan Inpres diharapkan menjadi akselerasi pengembangan ljen Geopark sebagai pengungkit ekonomi baru Kabupaten Bondowoso.
Masih banyak lagi ruas-ruas jalan dan jembatan yang ditangani melalui pemeliharaan rutin dan berkala, diantaranya jalan poros antar kecamatan, jalan poros desa strategis, jembatan Widuri dan pembangunan infrastruktur desa secara terpadu melalui Dana Desa dan TNI Manunggal Masyarakat Desa (TMMD).
Dalam bidang pemerintahan umum, Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah berupaya mencukupi kebutuhan sumber daya aparatur pemerintah daerah melalui perekrutan CPNS dan tenaga PPPK sesuai kebutuhan dan perencanaan. Kinerja aparatur pemerintah daerah terus dipacu dan ditingkatkan untuk menjawab tuntutan kebutuhan pelayanan masyarakat, diantaranya: kecepatan dan ketepatan dalam evakuasi dan penyelamatan pada kejadian bencana, serta peningkatan layanan pemadam kebakaran.

Pengembangan sistem e-government terus berjalan di berbagai sector layanan dengan salah satu pendekatannya melalui konsep Smartcity. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Sepanjang masa pemerintahan KH Salwa Sarifin dan H Irwan Bachtiar, setiap tahunnya Kabupaten Bondowoso berhasil mempertahankan predikat WTP atas penilaian akuntabilitas keuangan pemerintahan. Tahun 2023 Kabupaten Bondowoso mendapatkan WTP 9 kali berturut-turut.






