Pembinaan petani peternak secara berkelanjutan sangat diperlukan mengingat Bondowoso adalah salah satu sentra ternak di Jawa Timur. Penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK dilaksanakan secara cepat dan terpadu denga melibatkan semua stakeholder. Alhasil wabah PMK dapat tertangani dengan baik. Keberhasilan petani peternak dalam memelihara ternaknya difasilitasi melalui kegiatan Kontes Sapi Bondowoso yang digelar setiap tahun.
Perkembangan sektor industri sebagai indikator utama tumbuhnya investasi sangat dirasakan dengan berdirinya beberapa industri, seperti industri pengolahan kayu dan industri pengolahan daging. Sementara di sektor perdagangan dan jasa tumbuh usaha pertokoan modern, mall, restoran, café dan hotel.

Sejalan dengan pemberlakuan Undang – undang Cipta Kerja yang diikuti dengan kemudahan perijinan, pemerintah Kabupaten Bondowoso juga resposif dengan kesiapan SDM dan sistem dalam pelayanan perijinanmelalui OSS.
Penanganan konservasi lingkungan dan penataan kawasan permukiman merupakan upaya mewujudkan Bondowoso yang lestari. Konservasi sumberdaya alam dilaksanakan sinergis dengan pengembangan Kawasan ljen Geopark.
Pelestarian kawasan lindung geologi, pelestarian hutan dan sumber air terus dilakukan, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan cepat dan tanggap ditangani untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih jauh.
Mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera adalah cita-cita yang terus diperjuangkan. Perhatian kepada masyarakat pra sejahtera dan kurang mampu mendapat prioritas untuk mengurangi kemiskinan.
Gerakan TAPE MANIS atau Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin diinisiasi dan dikembangkan sebagai terobosan kebijakan dalam percepatan penanganan masyarakat miskin. Gerakan Tape Manis telah menjadi referensi daerah lain dalam upaya pengurangan tingkat kemiskinan. Mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera adalah cita-cita yang terus diperjuangkan. Perhatian kepada masyarakat pra sejahtera dan kurang mampu mendapat prioritas untuk mengurangi kemiskinan.






