Indeks

Jasa ER Tak Dianggap Pemkot Batu

Jasa ER Tak Dianggap Pemkot Batu
Rangkaian Upacara HUT ke-22 Kota Batu dengan penyerahan penghargaan bagi warga yang dinilai memiliki kontribusi bagi Kota Batu. (foto:ist)

MEMOX.CO.ID -Peringatan Hari Jadi ke 22 Pemerintah Kota Batu nampaknya tidak berpihak kepada Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ER). Sosok Wali Kota Batu periode 2007 ‐ 2017 ini tidak masuk dalam peraih penghargaan Hakaryo Guno Mamayu Bawono yang diserahkan pada puncak HUT ke 22 Kota Batu di Pasar Induk Among Tani, Selasa (17/10/2023).

Penghargaan bagi tokoh ‐ tokoh yang berkontribusi besar bagi perkembangan Kota Batu itu diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai. Penghargaan itu diberikan kepada pokja perubahan status Kota Batu, mantan ketua DPRD hingga yang menjabat saat ini, mantan walikota dan wakil walikota termasuk forpimda di wilayah Kota Batu.

Namun sayang dari sekian tokoh tidak ada nama Wali Kota Batu Eddy Rumpoko yang menjabat era 2007 hingga 2017 tersebut. Padahal nama walikota mulai era kotatif hingga Dewanti Rumpoko mendapatkan penghargaan. Padahal kontribusi besar juga dilakukan oleh ER terhadap perkembangan kota wisata ini.

Baca juga: Akhir Tahun, Pemkot Batu Target 10 Juta Wisatawan

Data yang diperoleh Memo X nama ER masuk dalam list penerima penghargaan tetapi ada coretan silang yang menandakan untuk tidak dibacakan. Bukan hanya nama ER yang disilang tetapi nama Menteri PUPR  Basuki Hadimoeljono dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga disilang.

Menurut sumber Memo X penyilangan itu atas perintah Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadim Efisiensi. “Penyilangan itu tidak disebutkan atas perintah pimpinan dengan alasan tertentu,” kata sumber Memo X yangntidak bersedia disebut namanya.

Baca juga: ADD Kota Batu Tembus Rp14,1 Miliar, Pemkot Wajibkan Desa Kelola TPS3R

Memo X sudah berusaha meminta konfirmasi atas penyilangan itu kepada Sekda Kota Batu, Zadim Efisiensi melalui pesan whatsaap tetapi tidak mendapatkan jawaban. Hal yang sama juga ditujukan kepada Pj Walikota Batu tetapi juga tidak mendapatkan jawaban.

Salah satu warga Kota Batu, Ananta (40) mengaku sangat menyesalkan penghapusan sejarah nama ER di Kota Batu. Menurut dia, kontribusi ER cukup besar pastinya harus masuk dalam sejarah perkembangan kota wisata Batu.

“Meski pak ER (sebutan bagi Eddy Rumpoko) dalam akhir masa jabatannya tersandung kasus hukum tetapi peran beliau dalam pembangunan Kota Batu sangat besar, tidak bisa disepelekan. Sayangnya nama beliau tidak dianggap oleh Pemkot yang sedang HUT ke 22 ini,” sesal Ananta salah satu pemuda di Kota Batu, kemarin.

Exit mobile version