Malang, Memox.co.id -Jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) usai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (13/5) lalu, langsung dipadati oleh ribuan kendaraan pribadi yang ingin menjajal jalan bebas hambatan di wilayah Malang utara tersebut.
Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Agus Purnomo dalam rilis tertulisnya mengatakan, pihaknya mencatat ada sebanyak 27.163 kendaraan yang menggunakan tol ini sejak beroperasi di hari pertama pada Selasa (14/5).

Adapun kendaraan yang melintas, Agus mengatakan, masih didominasi dengan kendaraan golongan I.
“Dari jumlah tersebut, ada 13.455 kendaraan yang mengakses jalan tol menuju Pandaan, dan sebanyak 13.708 kendaraan menuju Malang,” ungkapnya.
Agus mengatakan, pihaknya memprediksi jumlah kendaraan yang mengakses tol Mapan ini akan terus meningkat. Terlebih menurutnya pada akhir pekan. Menurut Agus, salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh para pengguna jalan adalah waktu tempuh.
“Dengan adanya jalan Tol ini dapat mempersingkat waktu tempuh dari Surabaya menuju Malang atau sebaliknya yang hanya bisa ditempuh 1 hingga 1,5 jam, dibandingkan lewat jalan arteri dengan memakan waktu tempuh 2 hingga 3 jam,” jelasnya.
Agus menambahkan, berdasarkan data yang dimiliki JPM, jalan tol Mapan ini, memiliki panjang total sejauh 38,488 kilometer, yang terbagi tiga seksi, yakni seksi I Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 kilometer, Seksi II Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 kilometer dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 kilometer.
“Sebenarnya ada lima seksi, namun yang sudah selesai dan diresmikan oleh Presiden Jokowi yaitu seksi I hingga seksi III. Tapi, untuk seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer, akan kami buka secara fungsional guna meningkatkan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2019,” ulasnya.
Sebenarnya, Agus menjelaskan, untuk seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,113 kilometer, masih dalam tahap konstruksi, dan saat ini progresnya telah mencapai 37.293 %. “Di jalan tol Mapan ini memiliki lansekap indah. Untuk itu, masyarakat banyak yang mengakses jalan tol ini,” pungkasnya. (kik/fik)






