Hukum  

Jadi Ajang Pembuangan sampah, Warga dan Pemerintah Berkomitmen

Banner Komitmen warga dan pemerintah setempat untuk tidak buang sampah sembarang

Jember, Memo-X
Ratusan warga dari berbagai perumahan yang tinggal di sepanjang jalan M Yamin, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, melakukan komitmen untuk saling menjaga lingkungan dari sampah. Hal ini terlihat, ditemukannya sampah di sepanjang jalan.


Komitmen itu terpampang jelas dan tertulis di banner yang telah mereka tandatangani bersama pemerintah setempat. Tidak hanya itu, warga bersama pemerintah juga melakukan penanaman ribuan bunga di sepanjang jalan, dengan tujuan agar tidak lagi menjadi pembuangan sampah.


“Banner itu juga sebagai wujud komitmen kita, antara pemerintah dan masyarakat. Untuk saling menjaga lingkungan, dengan mengajak semuanya, untuk tidak buang sampah sembarangan,” kata Plt Lurah Tegal Besar Anto Purwanto ketika dikonfirmasi via selulernya, Senin (1/4).
Selain itu, menurut Anto ada beberapa tujuan kegiatan tersebut. Membangun kesadaran dan kepedulain warga, yang tinggal di sepanjang jalan M Yamin. Dia juga membuka kembali budaya gotong royong masyarakat.


“Karena disana rata-rata banyak pendatang di perumahan, dan tidak semua kenal dari yang satu dengan lainnya. Sekaligus kita membangun kepercayaan dan sinergi, antara pemerintah dan masyarakat, biar semua ikut berpikir melestarikan lingkungan hidup,” ungkapnya.


Secara pasti, Plt tidak mengetahui secara persis siapa saja yang sering membuang sampah dipinggir jalan M Yamin. “Kalau untuk warganya, saya juga tidak tahu yang buang dari mana. Kebetulan yang dibuang di selatannya Golf wilayah Ajung, dan beberapa pula di seputaran rumah makan C-Best Tegal besar, juga dijadikan tempat pembuangan,” jelasnya.


Selain memasang banner komitmen, pemerintah dan warga juga melakukan penanaman seribu pohon bunga di sepanjang jalan M Yamin. “Kita bareng tanami bunga, sekitar seribu bunga yang di dapat dari pihak PTP Glantangan. Setidaknya, pemikiran saya bila ditanami bunga, orang yang akan membuang sampah berpikir. Karena, kalau kita yang mengawasi tidak mungkin,” ungkap Anto.


Kurang lebih sekitar 300an orang yang mengikuti acara pelstarian lingkungan hidup, dari berbagai perumahan yang ada di sepanjang jalan M Yamin Kelurahan Tegal Besar. (gik)