Hukum  

Ipda Marhaeni : Ajak Para Ibu Untuk Bijak Bermedsos dan Melek Teknologi

Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2019

Malang Kota, Memox.co.id – Jelang peringatan  Hari Ibu yang jatuh  tanggal 22 Desember, Kasubag Humas Polresta Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marheni dalam acara Talkshow Ijen Talk City Guide FM mengajak para Ibu ibu untuk bijak dalam bermedsos, Sabtu (21/12/19).

Kata  kasih sayang seorang Ibu  sepanjang masa. Itulah ungkapan yang sangat sering kita dengar. Bukan tanpa sebab, karena pada kenyataannya memang Ibu selalu menyayangi kita bahkan sampai akhir hayatnya.

Di era milenial ini, dengan  derasnya arus informasi, peran seorang ibu tidak hanya dituntut  menjadi sosok yang baik di mata putra putri maupun  lingkungannya. Seorang ibu  juga ditutut untuk  lebih bijak dalam memakai media sosial.

Seperti yang disampaikan Kasubag Humas Polresta Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni dalam program talkshow Ijen Talk City Guide FM, dirinya mengajak seluruh ibu ibu untuk lebih bijak dalam memakai media sosial serta melek teknologi.

Agar para ibu tidak terjerat kasus hukum dengan melakukan penyebaran   informasi yang salah. Oleh karena itu sebelum menyebarkan suatu informasi yang didapat dari media sosial, para ibu bisa mengecek terlebih dulu fakta dan kebenaran suatu informasi,yang didapat, ” himbaunya.

FOTO BERSAMA : Kasubag Humas Polresta Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni bersama narasumber dalam acara Talkshow Ijen Talk City Guide FM

Ditegaskan juga olehnya, jadilah seorang ibu yang bijak yang  mampu  menjadi filter informasi yang diterima anak anaknya. Tidak harus membatasi anak untuk melihat dunia. Supaya generasi muda juga mendapat edukasi teknologi yang baik bukan malah yang menyesatkan, ” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan pembina komunitas preman super – Peni Budi Astuti yang mengatakan, di era serba teknologi, para ibu harus bisa mengedukasi diri sendiri dan anak di lingkup keluarga, dan terus berkolaborasi untuk melek perkembangan teknologi.

Termasuk perkataan Ibu Yumei Astutik seorang psikolog, peran ibu di era digital seperti ini semakin besar, apalagi tantangan kemajuan zaman juga menuntut ibu terus melakukan perubahan.

Kata Yumei, peran ibu ini tidak bisa digantikan teknologi, dan dari sisi mendidik generasi muda, ibu juga harus melek teknologi ini,” ujarnya. (fik)