Indonesia Memilih, Satu Suara Sangat Berharga

Indonesia Memilih, Satu Suara Sangat Berharga
Direktur Memo X, Prayogi Pangestu memberikan hak suaranya di TPS 03, Kelurahan Adirejo, Kecamatan Kepanjen, Kab Malang. (foto: ist)

MEMOX.CO.ID –  Pesta demokrasi terakbar pada tahun ini, dimulai pukul 07.00. Lebih dari 204.8 juta penduduk Indonesia yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat di rumah masing-masing, Rabu (14/2/2024).

“Indonesia memilih pemimpin. Satu suara sangat menentukan nasib bangsa. Pesta demokrasi ini menempatkan hak yang sama bagi seluruh warga negara..one man one vote. Tidak ada kedudukan yang lebih tinggi, pejabat dan rakyat, sama sama mendapatkan satu hak suara,” terang Direktur Memo X, Prayogi Pangestu.

Menurutnya, Pemilu 2024 merupakan landasan untuk mencapai Indonesia Emas ditahun 2045 mendatang. Jadi saat inilah kesempatan yang baik, bagi warga Indonesia untuk menentukan arah pembangunan dimasa datang.

Suara rakyat yang diwakilkan pada caleg, diharapkan tak disia siakan begitu saja. Demikian pula dengan calon presiden terpilih, seyogyanyaa tak mengecewakan masyarakat. Harus bisa membuktikan janji politiknya saat berkampanye.

“Pemimpin yang terpilih harus bisa mensejahterakan masyarakat. Tantangan masa depan lebih berat. Kini harga beras masih mahal, petani sulit dapatkan pupuk subsidi. Biaya pendidikan dilerguruan tinggi masih mencekik, pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan dan masih banyak lagi pekerjaan rumah yang harua dituntaskan,” jelasnya.

Perbedaan politik saat kampanye, kata Prayogi hal yang wajar dan lumrah. Tapi setelah Pemilu harus bergandengan tangan lagi. Sifat ego harus ditinggalkan, demi kemajuan Indonesia. Lalu tugas masyarakat selanjutnya adalah mengawal hasil Pemilu 2024.

“Kalau ada wakil rakyat yang tidak amanah. Rakyat bisa segera menjewernya. Karena mereka sudah diberi amanat. Pemerintah juga harus mengutamakan kepentingan rakyat..jangan korupsi lagi,” urai dia.

Prayogi bersama keluarga mencoblos di TPS 03, Kelurahaan Adirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Selamat mengikuti pesta demokrasi terbesar tahun ini,” sebutnya. Lalu secara umum pelaksanaan Pemilu 2024 di Malang Raya berjalan tertib dan lancar.

Beberapa orang yang berusia tua diatas 70 tahun memeng ada kesulitan untuk melipat surat suara setelah dicoblos. Untungnya petugas KPPS segera membantunya.

 “Ya, tadi sempat bingung. Setelah dicoblos lalu dilipat lagi..lantas harus kemana lagi saya tidak tahu, ” ucap Tumiran, warga Desa Oro Oro Oro ombo yang nyoblos di TPS 12. ( red/man)