MEMOX.CO.ID – Masalah nyeri perut seringkali dianggap sepele oleh sebagian masyarakat dan hanya ditangani dengan mengonsumsi obat bebas. Padahal, nyeri di area perut memiliki kompleksitas tinggi karena melibatkan berbagai organ vital.
Hal tersebut dikupas tuntas dalam program Podcast “Humas RSUD Jombang Menyapa” yang menghadirkan narasumber Spesialis Radiologi RSUD Jombang, dr. Ikhsan Nugroho, Sp.Rad. Rabu (6/7/2026)
Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa nyeri perut yang berkelanjutan dapat mengganggu produktivitas secara total.
“Kalau nyeri perut itu kan paling tidak enak. Buat kerja tidak enak, buat mikir tidak enak, apalagi yang kerjanya fisik seperti angkat-angkat beban, itu pasti susah, tidak bisa ngapa-ngapain,” ujar dr. Ikhsan.
Menurut dr. Ikhsan, masyarakat perlu memahami bahwa perut adalah rumah bagi banyak organ. Di bagian atas terdapat lambung, hati (liver), limpa, dan empedu. Di bagian belakang terdapat ginjal, sementara di bagian bawah terdapat usus buntu serta organ reproduksi bagi perempuan.
Ia memperingatkan agar masyarakat tidak melakukan diagnosis mandiri secara berlebihan. “Memang rata-rata penyebabnya lambung, tapi kalau ternyata bukan lambung, nanti ceritanya jadi panjang. Paling tepat adalah periksa ke dokter jika obat warung sudah tidak mempan,” tegasnya.
Dalam proses medis, langkah pertama yang dilakukan dokter adalah menganalisis lokasi nyeri secara presisi, apakah di bagian tengah, kanan atas, atau kanan bawah. Dokter juga akan melakukan tes fisik sederhana untuk membedakan kemungkinan usus buntu, gangguan ginjal, empedu, atau yang lain.
dr. Ikhsan juga menyarankan masyarakat untuk lebih peduli terhadap sinyal tubuh atau “alarm” bahaya.
“Paling mudah itu diraba, ada benjolan atau tidak. Perhatikan juga apakah sakitnya terus-menerus atau hilang timbul. Terutama kalau kencing keluar darah, itu sudah alarm yang harus diwaspadai, jangan disepelekan,” imbuhnya.
Sebagai pakar radiologi, dr. Ikhsan menjelaskan bahwa USG (Ultrasonografi) merupakan salah satu alat deteksi yang sangat efektif dan aman karena tidak menggunakan radiasi. USG mampu melihat pergerakan organ tubuh secara real-time.
“Kelebihan USG itu tanpa radiasi, berbeda dengan CT Scan atau Rontgen yang ada batasannya. Melalui USG, kita bisa melihat lebih detail kondisi di dalam perut,” jelasnya.
RSUD Jombang kini menyediakan layanan pemeriksaan USG yang bisa dilakukan secara mandiri maupun dengan menggunakan layanan BPJS bagi masyarakat yang ingin memastikan kondisi kesehatannya. (kel/fik)






