MEMOX.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mendorong berdirinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di wilayah Kabupaten Malang. Dari 33 kecamatan yang tersebar, dibutuhkan sekitar 233 SPPG demi mendukung keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang.
Namun berdasarkan data yang sudah terhimpun sampai dengan bulan Oktober 2025 ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau (SPPG) yang sudah running atau beroperasi sebanyak 76 SPPG. Akan tetapi yang sudah berdiri dan akan siap menjalankan program tersebut sebanyak 82 SPPG.
“Yang sudah berdiri SPPG itu ada 82 tapi yang sudah beroperasi ada 76 SPPG,” kata Bupati Malang M Sanusi saat dikonfirmasi belum lama ini.
Sedangkan di Kabupaten Malang itu, dibutuhkan sekitar 233 unit SPPG. Saat ini pembangunan tersebut terus dilakukan di Kabupaten Malang. Hal ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Malang dalam mendukung program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Sampai dengan bulan Oktober 2025 ini, program Makan Bergizi Gratis ini telah mampu menjangkau kurang lebih 231.483 penerima manfaat. Mulai dari siswa PAUD, TK/KB, SD, SMP, SMA/SMK/SLB, dan juga Ibu Menyusui, Ibu Hamil serta Balita.
Cuma yang harus menjadi catatan adalah, ia menekankan SPPG yang ada ini agar nantinya dapat benar-benar memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyediaan MBG. Mulai dari perencanaan menu dan logistik, pengadaan dan penerimaan bahan baku, persiapan dan proses memasak, pengemasan makanan, hingga proses distribusi MBG ke masing-masing sekolah.
Mengingat lanjut politisi partai PDI Perjuangan ini, banyaknya kasus keracunan makanan yang terjadi di daerah lainnya. Ia berharap, mudah-mudahan hal ini tidak terjadi di Kabupaten Malang.
“Mudah-mudahan tidak terjadi di Kabupaten Malang karen ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung Program Prioritas Nasional Makan Bergizi Gratis atau MBG,” pungkasnya. (nif).






