Hindari Kendaraan Lain, Bus Bagong Terguling di Kediri

Bus bagong (dok polsek kediri)

MEMOX.CO.ID – Terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan raya Kertosono-Kediri, tepatnya di Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Kamis (26/1/2023).

Sebuah bus PO Bagong mendadak terguling saat melintasi tikungan di jalan Desa Muneng Kabupaten Kediri. Diduga, bus terguling karena menghindari kendaraan yang melaju dari arah depannya.

Dari penuturan Dani, saksi di lokasi kejadian, bus Bagong awalnya melaju dari arah selatan ke utara. Tepat di tikungan lokasi kejadian, ada truk mogok sehingga menghalangi pengelihatan sopir bus.

“Nah bus Bagong ini mau maju ke depan, tapi di tikungan ada truk mogok, jadi mungkin tidak terlalu terlihat depannya. Setelah maju, dari arah berlawanan ada kendaraan juga yang sama-sama maju. Akhirnya Bagong melipir ke barat,” kata Dani.

Karena diduga kurang keseimbangan, bus Bagong tersebut akhirnya terguling di badan jalan. Para penumpang dievakuasi petugas dan dibantu warga sekitar. Arus kendaraan tetap lancar karena badan bus berada di bahu jalan dan tidak memakan tempat di jalan raya.

Petugas dari Polsek Purwoasri masih melakukan proses evakuasi dan belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Ipda Heru Prasetyo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia pun menjelaskan kronologi kecelakaan tunggal yang melibatkan bus ini.

“Benar ada kecelakaan tunggal yang dialami oleh bus Bagong di kawasan Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri pagi tadi,” katanya. Ia menerangkan, kecelakaan bermula saat bus Bagong melaju dari arah Kediri menuju Kertosono. Di lokasi kejadian, ada truk yang mengalami kerusakan sehingga menutupi sebagian badan jalan.

Truk tersebut datang dari arah Kertosono menuju Kediri, sehingga mogok dan berhenti di sisi kanan jalan dari arah bus Bagong. Saat bus Bagong sampai di lokasi, dari arah depan ada kendaraan tak dikenal yang melaju dari Kertosono menuju Kediri atau ke arah datangnya bus.

“Karena posisinya ada truk mogok, kendaraan dari depan ini menyalip truk mogok tersebut. Kemungkinan tidak terlihat arah depannya karena tertutup truk. Sedangkan di depannya ada bus yang juga melaju dari arah berlawanan,” jelasnya.

Karena menghindari tabrakan, pengemudi bus yang diketahui bernama Zaini warga Tanjunganom, Nganjuk akhirnya membanting setir ke kiri hingga terperosok.

Karena tak seimbang, bus Bagong yang berpenumpang 60 orang tersebut akhirnya terguling di pinggir jalan raya. Namun badan bus tak berada di aspal, sehingga tak mengganggu arus lalu lintas.

“Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa. Sebanyak 60 penumpang Bus Bagong tersebut selamat. Saat ini seluruh penumpang sudah dipindahkan ke bus yang lain,” paparnya.

Bus Bagong yang terguling pun kemudian dievakuasi oleh petugas dan arus lalu lintas berjalan lancar. Kerugian ditaksir Rp 7,5 juta rupiah. (*tim)