Banyuwangi, Memox.co.id – Warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng digegerkan penemuan seorang laki-laki tewas mengapung dialiran sungai selatan Masjid Jami. Kejadian yang menghebohkan tersebut, teejadi pada Jum’at (4/6/2021) sekitar pukul 03.00 pagi.
Setelah dilakukan penyelidikan, pria tersebut bernama Sutrisno (43) warga Dusun Sawahan RT 05 RW 03, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.
Kapolsek Genteng, AKP Sudarmaji mengatakan, sekitar pukul 03.00 dini hari, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat, jika dialiran sungai selatan Masjid Jami’ ditemukan seorang pria meninggal dunia.
Baca juga: Over kapasitas, 9 Napi Dipindahkan ke Lapas Lumajang dan Jember
“Dari laporan tersebut, saya bersama Kanit Reskrim, Iptu Fendi Susanto, Kepala SPKT Aiptu Desi Irwantoko, dan Bripka Hasanuddin langsung mendatangi tempat terjadinya perkara (TKP),” ujar AKP Sudarmaji kepada Memo X, Minggu (6/6/2021) siang
Kronologis kejadian kata AKP. Sudarmaji pada hari kamis (3 Juni 2021) sekitar jam 22.00 malam, korban sepulang dari kerja sebagai pemotong ayam, selalu mencuci pakaianya yang kotor di sungai selatan Masjid Jami’, sebelum pulang kerumah.
“Korban sehabis kerja, sebelum pulang kerumahnya, selalu mencuci pakaiannya di sungai ini. Sehari-hari korban bekerja sebagai pemotong ayam,” paparnya.
Saat ditemukan warga, lanjut dia, kondisi korban dalam keadaaan sudah meninggal dunia, dan mengapung dialiran sungai, dengan posisi telungkup. Diduga korban saat hendak mencuci pakaianya yang kotor jatuh terpeleset, hal tersebut diketahui adanya bukti luka didahi korban.
“Dari hasil keterangan beberapa saksi yang kami terima, dan dari hasil olah TKP, juga melihat kondisi mayat korban yang meninggal dalam keadaan mengapung dan dalam posisi teetelungkup, serta diperkuat dengan adanya luka di bagian dahi,” terangnya.
“Untuk sementara waktu kami menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat terpeleset dan jatuh tengkurap saat hendak mencuci pakaiannya yang kotor,” kata Kapolsek Genteng AKP Sudarmaji.
Sedangkan saksi yang mengetahui adanya warga meninggal dunia dalam keadaan terapung adalah, Kasian (45) laki-laki, warga Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, dan Siti Aminah (41) Perempuan, Warga Dusun Kopen, Rt 08/Rw 04, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. “Dan dalam kejadian tersebut tidak diketemumkan adanya unsur penganiyayaan dan tindak kekerasan,” tegas AKP Sudarmaji.
Usai melakukan oleh TKP, Kapolsek Genteng bersama anggota, dan dibantu warga mengangkat tubuh korban dan langsung dilarikan ke RSUD Genteng. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis RSUD Genteng, bahwa korban meninggal dunia dikarenakan akibat kecelakaan (terpeleset) dan juga tidak diketemukan adanya unsur kekerasan dan penganiayaan.
“Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan otopsi dan bersedia membuat surat pernyataan (terlampir) dikarenakan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan. (ant/mzm)
