Indeks

Hati-hati dengan Broker Perekrutan CPNS

(ist)

Bondowoso, Memox.co.id – Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin menyarankan, agar tidak percaya pada siapapun yang menjanjikan bisa meloloskan menjadi ASN (Aparatrur Sipil Negara) dalam rekrutmen CPNS nanti.

Agar tidak seperti Rika, Arik, dan Jun yang pernah menjadi korban penipuan yang dijanjikan menjadi ASN dengan sejumlah imbalan. Pelakunya oknum Satpol PP Pemkab Bondowoso.

Rika mengaku didatangi seorang cleaning service SDN 01 Kali Tapen Kecamatan Tapen, Jun. Yang bersangkutan memperkenalkan AN yang mengaku bisa meloloskannya menjadi ASN.

“Saya tidak kenal AN, yang memperkenalkan Jun. Dia akan membantu saya untuk menjadi ASN dengan imbalan sejumlah uang,” kata Rika saat dikonfirmasi wartawan kemarin.

Baca juga: Ditargetkan Tahun Ajaran Baru Seluruh Guru di Bondowoso Sudah Tervaksin

Uang pelicin yang diminta, lanjutnya, sebetulnya tidak seberapa, hanya Rp 5 juta. Namun karena meyakinkan, bahwa dirinya bisa meloloskan sata menjadi ASN, ahirnya saya tertarik juga dan saya bayar cash.

Ditambahkan, selang beberapa hari kemudian, oknum Satpol PP tersebut kembali lagi. Dan meminta uang tambahan Rp 2,5 juta karena ada beberapa jaringan yang harus ‘diamankan’.

Tampaknya korban sudah termakan spekulasi pelaku. Tanpa curiga korban merogoh kantongnya, total yang diberikan Rp 7,5 juta. Karena sudah 4 tahun berjalan tanpa ada kabar, ahirnya dirinya mulai curiga.

“Sebetulnya yang menjadi korban bukan hanya saya, tapi ada 2 lagi teman saya, Arik dan Jun. Kami bertiga sepakat akan melaporkan kasus ini pada Polres Bondowoso,” kata Rika. (sam/mzm)

Exit mobile version