Pamekasan, Memox.co.id – Rancangan perubahan daerah pemilihan (Dapil) dalam Pemilu serentak 2024 di Kabupaten Pamekasan dinilai tidak fair. Sebab, dua rancangan perubahan dapil hanya merombak dapil 3 dan dapil 4.
Politisi Partai Gerindra Khairul Kalam meminta KPU Pamekasan fair dalam merancang usulan perubahan dapil. Kalam meminta semua Dapil yang diubah.
“Karena kalau KPU mau fair. Kenapa tidak semua dapil dirombak, kenapa hanya dapil 3 dan 4,” ujar Politisi Gerindera Khairul Kalam, Kamis (24/11/22).
Seperti diketahui, rancangan pertama sama dengan pemilu serentak 2019. Yakni, dapil 3 Kecamatan Waru, Batumarmar dan Pasean (10 kursi), dapil 4 meliputi Kecamatan Pegantenan, Pakong dan Kadur (9 kursi).
Nah, pada rancangan kedua untuk pemilu serentak 2024 dapil 3 dan 4 mengalami perubahan. Yakni Dapil 3 meliputi Kecamatan Pegantenan, Larangan (7 kursi). Sedangkan Dapil 4 meliputi Kecamatan Batu Marmar dan Pasean (7 Kursi).
Kalam mengaku sangat setuju dengan perubahan Dapil, tapi jika semuanya dirubah. Perubahan itu mulai dapil 1 sampai 6. Dengan perubahan semua dapil itu, masyarakat tidak menganggap KPU bermain.
“Biar KPU tidak dianggap bermain,” ujarnya.
Kalam menambahkan, PKPU Nomor 6 memang menjadi dasar KPU dalam mengusulkan perubahan dapil. Tapi PKPU tersebut tidak urgen untuk Kabupaten Pamekasan. Kecuali di daerah yang baru pemekaran, seperti daerah Papua.






