Suam Ny Sa’ada Budi yang akrab disapa Ning Sasha ini menguraikan, Piala Adipura yang diraih Sidoarjo adalah penghargaan yang diperuntukkan bagi pekerja kebersihan yang menjaga lingkungan. Karena itu, pihaknya meminta kepada DLHK Pemkab Sidoarjo untuk menjaga tetap kompak, guyub dan rukun.
“Semua bagus memahami, kita ini satu keluarga. Kepala Dinas harus bisa menganggap semua jajarannya termasuk petugas kebersihan adalah satu keluarga. Piala ini adalah piala kita semua. Bukti kita semua bisa mengharumkan Kabupaten Sidoarjo. Saya ucapkan terima kasih dan saya harapkan terus menjadi satu kesatuan, jadi satu keluarga dan jadi satu rumah besar yang saling menguatkan satu sama lain,” jelasnya.
Sementara Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, M Bahrul Amiq menegaskan menjadi suatu kehormatan Sidoarjo mendapatkan penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Menurutnya, tidak banyak daerah yang mendapat apresiasi terkait dengan masalah lingkungan seperti itu.
“Hal penting disampaikan oleh Ibu Menteri Siti Nurbaya (LHK) terkait masalah lingkungan. Beliau mencanangkan tahun depan sudah harus mengurangi sampah masuk ke TPA. Persoalan sampah diharapkan tidak lagi menjadi sumber penyebab pemanasan global dan perubahan iklim yang disebabkan emisi sampah,” ungkap Amig.
Karena itu, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sidoarjo ini berharap agar semua punya warisan yang baik untuk para generasi yang akan datang.
“Jadi mari kita wujudkan Sidoarjo yang indah, dengan memiliki taman dan tempat bermain bagi anak-anak yang sangat ramah lingkungan,” pungkasnya. (par/wan)






