Sementara Kepala SLB Negeri Gedangan, Miseri menegaskan festival menembus batas menjadi agenda rutin setiap tahun. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati hari Disabilitas Internasional 2022. Festival itu menampilkan kreasi seni dan karya dari para murid disabilitas.
“Acaranya, menjadi selebrasi kegembiraan dari anak-anak kita yang hebat,” tandasnya.
Sementara ada sekitar 400 peserta dalam festival itu. Selain dari seluruh SLB se Kabupaten Sidoarjo, juga diikuti komunitas disabilitas dewasa. Mereka juga mengikuti pameran seni dan karya. Seperti karya handy craf souvenir berupa hantaran nikah maupun karya tas eco print, tas batik, pembuatan batik cap dan batik tulis. Dalam kesempatan itu juga dipamerkan hasil pendidikan vokasi berupa tata rias kecantikan maupun tata boga. (par/wan)






