Generasi Milenial di Surabaya Gemar Konsumsi Pil Jin

Surabaya, Memox.co.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyebut generasi milenial Surabaya gemar mengkonsumsi narkoba jenis Pil Zenith, atau biasa disebut Pil Jin. Khofifah menjelaskan, pil tersebut bisa diakses dengan mudah dan hanya dijual seharga Rp 2000 saja. Selain itu pil ini juga diminati generasi milenial dari kota lain, misalnya Jakarta.

“Sangat mudah diakses dan beberapa anak-anak yang dari luar kota Jawa Timur. Artinya mereka dari Jakarta kalau mau cari narkoba yang mudah itu ternyata mereka carinya di Surabaya,” keluh Khofifah, di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (10/6).

Lebih lanjut mantan menteri sosial ini menjelaskan, faktor utama generasi milenial mengonsumsi barang haram tersebut akibat frustasi, yang tidak kunjung meraih sesuatu sesuai keinginannya.

“Saya lebih senang menyebut korban penyalahguna, banyak diantara mereka itu karena mereka merasa sendiri, ada yang karena frustasi, ada yang karena putus pacar, ada yang nggak dapet kerja. Akhirnya yang paling sederhana dianggap bisa menyelesaikan dari kegalauannya itu adalah menggunakan zat adiktif,” katanya.

Oleh karenanya ia prihatin dengan semakin merebaknya kasus penyalahgunaan dan pengedaran narkoba di wilayahnya. Bahkan, Khofifah menyebut Jatim menduduki peringkat pertama dalam kasus narkoba.

“Ada beberapa PR yang secara manusiawi ini memang harusnya kita bangun sesuatu yang bersifat transendental. Apa itu? Misalnya adalah korban penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur ini masih nomor satu, HIV kita nomor 1, AIDS kita nomor 2,” ungkap Khofifah

Dengan melihat fenomena itu, Khofifah pun meminta kepada Walikota Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya untuk lebih intensif dalam memberantas masalah ini hingga ke akar. Khofifah mengaku akan melakukan ikhtiar memohon kepada Allah, semoga permasalahan ini bisa teratasi.

“Hal-hal seperti ini kami terus koordinasi terutama dengan Polrestabes, ya tentu dengan izin Pak Kapolda, dengan ibu wali kota juga kami koordinasi bagaimana bersama-sama kita berseiring membawa masyarakat Jawa Timur ini sedapat mungkin kita bersih bebas dari korban penyalahgunaan narkoba dan terutama pengedarnya ini juga milenial,” pungkas Ketua Muslimat NU ini. (sur/ano/jun)