Malang, Memo X
Pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Malang, merupakan salah satu dari tiga program prioritas pembangunan Kabupaten Malang selain pengentasan kemiskinan dan pelestarian lingkungan hidup. Untuk itu, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga perlu untuk menunjang sektor pariwisata.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara saat menggelar Sosialisasi Peningkatan SDM Pariwisata Tahun 2019 di kawasan Pan Java Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (2/4).
Menurut Made, dalam menunjang potensi di sektor wisata yang dimiliki Kabupaten Malang, juga perlu dimulai dari pelaku wisatanya. Bahkan Made menyebut, para pelaku wisata yang terlibat secara langsung dapat menjadi penyangga di sektor wisata. “Yang paling utama sekarang sapta pesona harus dipegang teguh, bagaimana wisatawan itu nyaman dan kembali lagi,” jelas Made.
Ditambah lagi menurutnya, keberadaan destinasi wisata yang telah menjadi ikon wisata Kabupaten Malang seperti Pujon Kidul, diharapkan bisa menjadi pemicu agar para pelaku wisata dan para pengelola destinasi wisata bisa lebih berinovasi. “Selain menguatkan branding, inovasi dan kreatifitas juga harus terus digali,” imbuh Made.
Lebih lanjut ia mengatakan, jika para pelaku usaha memiliki wawasan tentang kepariwisataan dapat meningkatkan citra dan mutu dunia kepariwisataan di Kabupaten Malang. “Jika SDM yang mumpuni, baik kemampuan, skill, inovasi dan motivasi, serta andal dapat menimbulkan daya tarik tersendiri bagi tempat wisata tersebut,” lanjut Made.
Sementara itu, Plt Bupati Malang HM. Sanusi mengatakan, Kabupaten Malang ini dianugerahi kekayaan alam dan kekayaan budaya yang begitu melimpah, karena itu, anugrah ini merupakan aset besar, untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.
“Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu dari 3 prioritas utama dalam pembangunan daerah, sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Malang tahun 2016-2021, itu bukanlah sebuah keputusan yang instant,” ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Sanusi, diharapkan dengan wisata dapat mendukung dan memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia pariwisata Kabupaten Malang maupun pembangunan daerah secara keseluruhan.
“Dengan dilakukan kegiatan ini, merupakan langkah strategis guna mendorong peningkatan SDM Pariwisata di Kabupaten Malang supaya insan industri pariwisata dapat saling mendukung untuk memajukan pariwisata Kabupaten Malang yang sesuai dengan brand image The Heart of East Java,” pungkasnya. (kik/jun)





