Hukum  

Diduga Lelet, Kecamatan Masalembu Gagal Kecipratan Bansus Lansia

Sumenep, Memo X
Sebanyak 63.0550 keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) dengan total anggaran lebih kurang 200 Miliar dapat tersalurkan pada masyarakat Kabupaten Sumenep. Untuk tahun 2019 Pemerintah Provinsi Jawa Timur luncurkan penambahan bantuan yang terprogram di PKH. Yakni bantuan khusus (Bansus) lanjut usia (Lansia).
Sebanyak 3.500 KPM PKH yang tersebar di 26 kecamatan di Kabupaten Sumenep sebentar lagi girang bukan kepalang. Pasalnya Pemerintah Povinsi Jawa Timur luncurkan program Bansus Lansia khusus KPM PKH yang komponen keluarganya ada lansianya. Kecuali Kecamatan kepulauan Masalembu kemungkinan besar luput dari bansus tersebut, karena kecamatan tersebut lelet dalam pengiriman data lansia ke Pemprov Jawa Timur.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Syamrawi membeberkan, untuk program PKH di tahun 2019 ini ada penambahan bansus lansia. Khusus para KPM yang komponen keluarganya ada lansianya.
Pihaknya melalui pendamping PKH di seluruh Kabupaten Sumenep sudah lakukan pendataan terhadap KPM yang komponen keluarganya ada lansianya. “Berdasarkan pendataan dari pendamping PKH terdapat 3.500 lansia di 26 kecamatan kecuali Kecamatan Masalembu. Karena, kecamatan tersebut lambat dalam pengirimin datanya,” ungkapnya.
Kemudian, bantuan tersebut tidak berbentuk uang akan tetapi berupa sembako kebutuhan pokok. Ia pun tidak dapat memastikan kapan program tersebut akan terealisasi karena program tersebut kewenangan Provinsi. “Jadi, keputusannya berada di Pemprov Jatim,” ujarnya saat tatap muka dengan sejumlah wartawan.
Salah satu KPM PKH yang namanya enggan di publis yang komponen keluarganya ada lansinya mengaku sangat senang terkait program tersebut. Pasalnya bantuan PKH yang seperti biasanya sudah membantu terhadap kebutuhan sehari-hari, apa lagi ada bansus lansia yang berbentuk sembako. Tentunya kami sangat senang dengan program tersebut. “Semoga bantuan tersebut benar-benar tersalurkan terhadap yang berhak. Sudah sepantasnya lansia mendapatkan bantuan tersebut,” harapnya. (hab/edo)