MEMOX.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan tidak hanya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas menjadi bahan jadi. Tetapi, pejuang kebersihan lingkungan hidup itu juga mengedukasi warga dengan menjadikan sampah bekas menjadi robot.
Seperti halnya yang dilakukan sejumlah staf pada Bidang Pengelolaan Sampah Dan Limbah B3 DLH Pamekasan. Bahan bekas seperti wadah oli, sayap sayap kendaraan bermotor, selang, sparepart mobil hingga ranting pohon hasil rabas rabas dimanfaatkan menjadi bahan jadi.
Sejumlah staf pada Seksi Pengolahan, Penanganan Dan Pengurangan sampah DLH Pamekasan mengaku ide itu awal mulanya dari barang bekas seperti wadah oli berserakan di tempat itu. Kemudian teman-teman yang melihat kondisi itu mempunyai inisiatif untuk membuat inovasi yang kebetulan inovasinya itu adalah robot.
“Daripada tidak dimanfaatkan. Maka kami mencoba mereuse atau memanfaatkan kembali sampah ini agar menjadi barang bekas agar menjadi edukasi kepada masyarakat,” kata Yunus staf stempat.
Bahan-bahannya, lanjut Yunus, terdapat sayap-sayap kendaraan motor kendaraan bermotor, sparepart mobil bekas, helm, dan barang bekas lainnya. Dengan hanya bermodal cat, barang yang sebelumnya berserakan itu sudah rapi karena disatukan menjadi robot.
“Waktu hanya membutuhkan dua sampai tiga hari. Tergantung banyaknya personel yang membantu. Personel kadang lima orang kadang lebih. Semakin banyak maka semakin cepat selesai,” selorohnya.
