Jakarta, Memox.co.id – Seorang nelayan asal Sulawesi Selatan berhasil menemukan sebuah drone bawah laut di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Dari postingan pengguna akun twitter @Jatosint, diperlihatkan bahwa drone yang dimaksud identik dengan Sea Wing (Haiyi) Unmanned Underwater Vehicle (UUV) milik China.
“Sangat mirip dengan UUV ‘Sea Wing’ China, yang jika benar, menimbulkan banyak pertanyaan terutama bagaimana hal itu berhasil ditemukan jauh di dalam wilayah kami,” kicaunya.
Sea Wing UUV didesain dan diproduksi oleh Chinese Academy of Sciences (CAS) dan telah digunakan oleh Angkatan Laut Cina setidaknya sejak 2014.

Sea Wing disebut-sebut dilengkapi dengan berbagai sensor biologis, hidrologi, dan kimia. Drone ini melakukan survei dalam area pengamatan 300 × 300 mil.
Drone dengan sayap lipat ini mencatat lebih dari 3.400 profil survei dan memperoleh sejumlah besar data hidrologi termasuk suhu, salinitas, kekeruhan, dan kandungan oksigen secara real-time.
Perairan Selayar, Sulsel yang masuk ke dalam ALKI II merupakan rute maritim strategis dari Laut China Selatan menuju Australia maupun menuju ke Samudra Hindia.
Rahardjo Adisasmita, yang mengenalkan konsep ‘Kawasan Pembangunan SEMEJA’, mengemukakan bahwa di masa depan Selat Lombok-Selat Makassar memegang peran kunci sebagai jalur pelayaran dunia. Hal ini dimungkinkan karena semakin padatnya lalu-lintas pelayaran di selat Malaka. (*/fik)






