Banyuwangi, Memox.co.id – Dinas Koperasi UmKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Banyuwangi memastikan tidak ada cabai dicat yang masuk pasar daerah di wilayah Banyuwangi.
Bahkan Diskopumdag membentuk tim monitoring dan disebarkan diseluruh pasar se-Banyuwangi untuk memantau pasokan barang.
Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan melalui Kabid Perdagangan, Salim mengatakan, semenjak adanya isu cabe di cat dan viral di media sosial Facebook. Pihaknya langsung bergerak dan memerintahkan kepada tim monitoring yang tersebar di 15 Pasar Daerah (PD) Banyuwangi agar melakukan pengawasan secara intensif.
“Tim kami mencari informasi yang sebenarnya, agar supaya pasar yang selama ini kita bina tetap dalam kondisi aman, jangan sampai masyarakat membeli cabai yang dicat,” ujar Salim, Kamis (25/3/2021) siang.
Dari monitoring itu, kata Salim, pihaknya tidak menemukan beredarnya cabai yang di cat masuk pasar. Meski demikian, monitoring tetap dilakukan dan mengantisipasi adanya cabai dicat masuk pasar.
“Dinas Perdagangan dalam hal ini melakukan pengawasan kepada pasar, dimana pasar banyak konsumen, banyak pedagang, jangan sampai pasar dimasuki barang-barang yang tidak aman,” ungkapnya.
Seperti diketahui, beberapa hari terakhir Banyuwangi dihebohkan adanya cabai yang dicat, video cabai dicat juga viral di media sosial Facebook. Bahkan terkait isu tersebut Polresta Banyuwangi juga tengah melakukan penyelidikan, dan memanggil pemilik akun Facebook yang mengunggah cabe yang dicat. (ras/mzm)
