Menteri BUMN Resmikan Kantor Pusat PT. Garam di Kalianget
Sumenep, Memo X
Bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kementrian BUMN RI ke-21, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia (RI) Rini M. Soemarno, berkunjung ke Sumenep. Kunjungan spesial ini dalam rangka meresmikan perpindahan Kantor Pusat dan logo baru PT. Garam (Persero) ke Kecamatan Kalinget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Sebelumnya, kantor pusat PT Garam dipindah ke Surabaya. Persemian Kantor Pusat dan Logo PT. Garam yang baru itu ditandai dengan penandatanganan Prasasti, pengguntingan pita bersama dan pemotongan tumpeng oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno. Menteri BUMN itu didampingi langsung Dirut PT. Garam, Budi Sasongko dan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim pada Sabtu (6/4/2019).
Direktur Utama (Dirut) PT. Garam (Persero), Budi Sasongko mengatakan, bersamaan dengan perayaan HUT BUMN RI ke 21, PT. Garam saat ini resmi kembali ketanah leluhurnya di Kecamatan Kalinget yang sebelumnya berada di Surabaya. “Mulai hari ini setelah diresmikan ibu menteri. PT. Garam resmi berkantor pusat disini (Kalianget-Sumenep,red),” kata Budi kepada awak media.
Lebih lanjut, Budi panggilan akrab Dirut PT. Garam menjelaskan, selain dalam rangka meresmikan perpindahan Kantor Pusat PT. Garam ke Kalianget, Mentri BUMN RI itu juga mengikuti serangkaian acara pelaksanaan HUT BUMN RI Oleh PT. Garam. “Ibu mentri juga bersilaturrahmi dengan Pondok Pesantren Al-Usymuni Tarate Sumenep dalam rangka penyerahan CSR PT. Garam peduli lingkungan dan CSR bina lingkungan di wilayah unit kerja PT. Garam senilai Rp 706.000.000,” ungkapnya.
Masih menurut Budi, Mentri Rini juga menghadiri beberapa kegiatan dalam rangkaian pelaksanaan HUT BUMN oleh PT. Garam yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kalinget dengan gelar Bazar. Dalam kegiatan Bazar itu berupa sinergi BUMN dengan Telkomsel yang memperkenalkan aplikasi Link Aja sehinga transaksi pembayaran cukup menggunakan HP Android
Selain itu, Bazar juga terkait penyelenggaraan pangan murah dengan harga Rp. 10.000/paket (Beras, garam, gula, minyak goreng dan juga Sarden). Termasuk penjualan solar murah dengan harga Rp.10.000/5 liter. “Ibu menteri juga menghadiri kegiatan Link Aja kerjasama dengan BUMN Telkomsel, meninjau Kelas Krearif BUMN, meninjau pangan dan solar murah dengan 10 ribu per paket dan 10 ribu per liter,” pungkasnya. (edo/jun)
