Pamekasan, Memox.co.id – Isu dugaan pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) yang dilakukan oleh oknum perangakat desa di Kabupaten Pamekasan ditampik Dinas Sosial (Dinsos), Senin (05/12/22). Dinsos mengaku tidak mendengar isu dugaan pemotongan BLT oleh oknum perangkat desa.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Kabid Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan, Herman Hidayat menyatakan akan menindak tegas siapapun apabila ketahuan dan terbukti melakukan pemotongan pada BLT untuk masyarakat kecil.
“Bantuan apapun yang berkaitan dengan bansos, kami harus bisa mengawal bersama, termasuk teman-teman media. Memang secara prosedur tidak boleh malah itu melanggar ketentuan haknya orang miskin,” ujarnya.
Herman sapan akrabnya menyampaikan, kalau pihaknya akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu, dimana dan siapa yang melakukan pemotongan bantuan itu. Sebab, penyalurannya melalui PT POS.
” Cuma memang perlulah dikonfirmasi dulu datanya, di mana, siapa yang melakukan, ini kan perlu kejelasan,” ujarnya, Senin (05/12/22).
Herman menambahkan, adanya dugaan pemotongan bantuan yang dilakukan oknum perangkat desa itu tidak bertanggung jawab. Dia belum mendengar, bahkan pihaknya baru tahu setelah rekan-rekan wartawan menyampaikannya.
“Adanya dugaan pemotongan ini kami belum tahu, ini baru tahu dari teman-teman media. Apabila ada data informasi yang lebih komplit nanti kami konfirmasi lalu akan menindak lanjuti agar tidak ada lagi pemotongan dalam semua bentuk bansos kedepannya,” jelasnya.






