Zikir dan Istighatzah Jama’ah Sitqon di Masjid Agung Jami’
Kota Malang, Memox.co.id -Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin hadir ditengah tengah ribuan ulama dan tokoh agama dalam giat istighatzah yang digelar pengurus majelis zikir dan istighatzah jama’ah Sitqon di Masjid Agung Jami’ Kota Malang, Minggu sore (15/09/19)
Selain Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin giat istighatzah tersebut juga dihadiri Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson serta Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander S.ik.
Dalam kegiatan zikir dan istighatzah diikuti umat muslim dari berbagai pesantren serta madrasah dari wilayah Malang Raya, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin dalam sambutannya menjelaskan bahwa Jatim (Jawa Timur) terutata Malang Raya ini terdiri dari berbagai suku, agama dan ras.
Kebhinnekaan yang ada sudah terjaga sejak lama dengan baik dan nyaris tidak ada konflik sosial di tengah masyarakat. “Jangan sampai terjadi perpecahan di antara kita, mari kita hadirkan selalu suasana yang aman dan damai,” ajaknya.
Lebih lanjut Kol Zainuddin meminta umat beragama untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi. Menurutnya, sebuah negara yang tidak memiliki agama sama halnya negara tersebut tidak berakhlak.

Akan tetapi, agama yang ada harus dipahami oleh pemeluknya dalam menciptakan suasana aman, tentram dan damai. Sehingga dapat mengurangi kemungkinan gesekan antar agama.
“Melalui istighosah ini, kita bisa menguburkan dalam-dalam sifat egois kita agar tercipta kehidupan yang rukun,” ungkapnya.
Apa yang disampaikan Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin mendapatkan apresiasi dari para ulama yang hadir, mereka menilai apa yang telah disampaikan Kol Inf Zainuddin selaku Danrem 083/BDJ benar adanya.
Seperti yang dikatakan M Husien warga Lawang Kabupaten Malang dirinya mengatakan,”Apa yang telah sampai bapak TNI dalam hal ini Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin memang benar adanya kita sebagai umat muslim serta umat yang beragama.
“Sudah sepatutnya saling menjaga kerukunan antar umat beragama dan saling bertoleransi, jangan sampai negara ini hancur hanya karena tidak saling menghormati mari kita junjung tinggi akhlak budi pekerti yang baik dalam kehidupan kita sehari-hari, “ujarnya. (fik)






