Indeks
Hukum  

Danrem 083/BDJ Ajak Santri Ponpes Ngalah Perangi Ancaman Faktual

Ukhuwah Wathaniah Danrem 083/BDJ di Ponpes Ngalah

Pasuruan,Memox.co.id -Komandan Korem 083/ BDJ (Baladhika Jaya) Kolonel Inf Zainuddin  memberikan wawasan kebangsaan di Pondok Pesantren Ngalah Dusun Sengonagung Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Selasa, (7/01/20).

Dalam kunjungan tersebut, Danrem 083/BDJ didampingi Kepala Pembinaan Mental Kodam V/Brw , Kolonel Kav D. Setiawan, S.Sos. Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad, S.I.P.,Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Burhan F.A, Kasi Intel Korem 083/Bdj, Letkol Arm Mokh Muslihk, Kasiter Korem 083/BDJ Mayor Inf Anton Prasetyo, S.E.M.IP

CENDERAMATA : Pemberian Cenderamata oleh Danrem 083/ BDJ Kol Inf Zainuddin kepada pengasuh Ponpes Ngalah KH Sholeh Bahruddin atau akrab disapa Kyai Sholeh.

Kedatangan Danrem 083/BDJ beserta rombongan ke Ponpes tersebut disambut langsung oleh pengasuh Ponpes Ngalah Purwosari, KH Sholeh Bahruddin atau akrab disapa Kyai Sholeh.

Pemberian wawasan kebangsaan oleh Danrem 083/BDJ bertempat di aula Pancasila Pondok Pesantren Ngalah dihadiri Camat Purwosari Eka Wara, SSTP MSI, Kapolsek Purwosari AKP I Made Suardana, S.Sos., M .Hum, para staf dan guru Ponpes Ngalah.

Pemberian wawasan berlangsung dengan komunikatif. Kol. Zainuddin melontarkan beberapa pertanyaan kepada para santri tentang Indonesia dan nasionalisme juga pancasila menurut ajaran Islam.

HADIAH : Danrem 083/ BDJ Kol Inf Zainuddin memberikan hadiah kepada santri yang bisa menjawab pertanyaan yang lontarkan oleh Danrem 083/ BDJ Kol Inf Zainuddin

Danrem 083/Bdj meminta pendapat para santri tentang “bagaimana indonesia dapat utuh, kuat dan maju”. Serta mengajak para santri “Agar indonesia maju,  kita harus perangi ancaman faktual antara lain Hendonisme, LGBT, Hoax , Narkoba  dan aksi yang mengatasnamakan demonstrasi yang berujung anarkis.

Dipenghujung kegiatan, Kolonel Inf Zainuddin juga berpesan kepada para santri untuk mensyukuri kemerdekaan yang telah diraih. Sebagai generasi sekarang harus mampu  mempertahankan kemerdekaan melalui prestasi, pendidikan dan teknologi,” tegasnya(fik)

Exit mobile version