Hukum  

Dandim 0818 Sambut Panglima TNI Dalam Peresmian Monumen Pesawat MIG 17 Fresco

Malang, Memox.co.id -Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol InfH Ferry Muzawwad S.IP sambut kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dalam rangka peresmian  monumen Pesawat MIG 17 Fresco di komplek Kertanegara (Pagas) Lanud Abd Saleh, Singosari Kabupaten Malang, Jum’at  (13/09/19).

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi para perwira tinggi TNI seperti  KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna,Asops Panglima TNI Mayjend TNI Ganip Warsito, dan Aslog Panglima TNI serta Marsda TNI Kukuh Sudibyanto.

Kedatangan Panglima TNI berserta rombongan di Bandara Abd Saleh disambut juga oleh   Pangdam V/ Brw Mayjen TNI Wisnoe PB, Pangdivif 2/ Kostrad Mayjend TNI Tri Yuniarto, Danrem 083/ BDJ Kolonel Inf Zainuddin serta Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.

Dalam sambutannya, Panglima TNI memberikan apresiasi kepada Danlanud Abd Saleh Marsma TNI Hesly Paat. Dimana melalui tangan dinginnya, Hesly tidak sekadar melakukan renovasi.

Tapi juga mempercantik kawasan monumen. Sehingga Kompleks Pagas ini menjadi destinasi wisata baru yang indah, yang banyak dikunjungi masyarakat,”ujarnya.

Dijelaskan juga olehnya, “Perlu diketahui pesawat MIG 17 Fresco dengan register 1130 ini merupakan bagian dari sejarah tentang kejayaan armada udara Indonesia dan Sejarah ini tidak boleh dihilangkan.

“Monumen  MIG 17 ini juga didekasikan untuk para teknisi yang berjasa dalam rangka  menjaga keutuhan NKRI. Karena dengan MIG 17 ini, Belanda dapat angkat kaki dari tanah Papua. Kejayaan TNI atau ABRI saat itu terbesar di Asia,’’ tambahnya

Usia mengikuti penyambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada Memox.co.id Dandim 0818 Letkol Inf H. Ferry Muzawwad S.I.P. menyampaikan bahwa ” Dengan peresmian monumen Pesawat MIG 17 ini yang memiliki nilai historis dalam perjuangan bangsa Indonesia dan keberhasilan TNI U dalam mengusir Belanda di tanah Papua ,merupakan Moment yang tak bisa dipisahkan dalam perjuangan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemendekaan Indonesia.

“Sehingga diharapkan Monumen Pesawat MIG 17 ini sebagai Bentuk Apresiasi kepada Teknisi dan Mekanik yang telah berhasil untuk  menjadikan Pesawat TNI AU yang dimiliki untuk selalu SIAP OPS dalam Menjaga keutuhan wilayah negara republik Indonesia, “pungkas Dandim.

Peresmian monumen pesawat MIG 17 ini sendiri ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan balon ke udara, yang dilanjutkan dengan foto bersama.(fik)