MEMOX.CO.ID – Rencana pembangunan Jalan Lintas Selatan Madura (JLSM) dan jembatan Kecamatan Sreseh yang terhubung dengan Kecamatan Sampang (Srepang) dapat menelan anggaran cukup fantastik yang ditaksir akan mencapai Rp 1,4 triliun.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sampang, Umi Nanik Laila menyampaikan, lokasi rencana pembangunan JLSM telah disurvei oleh Direktorat Regional I Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(Bappenas) pada awal tahun 2023.
“JLSM dan jembatan Srepang telah dilakukan survei oleh Direktorat Regional I Bappenas pada Januari kemarin. Serta akan dibahas dalam Musrenbangnas 2024. Sedangkan segala readiness criteria telah siap,” ujarnya, Minggu (26/2/2023).
Hanik menyebutkan, lahan kegiatan pembangunan JLSM dan jembatan Kecamatan Sreseh yang terhubung dengan Kecamatan Sampang (Srepang) yang membutuhkan Rp 1,4 triliun, tercatat memiliki panjang 15,303 kilometer dengan lebar 24 meter.
Kriteria yang menjamin kelengkapan usulan program pembangunan JLSM, pihaknya mengaku membahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2024.
Menurut Hanik, kajian dan perencanaan pembangunan JLSM, pemerintah Kabupaten Sampang tidak akan terlibat langsung. Lantaran, status akan menjadi jalan strategis nasional atau bukan daerah setempat.
“Status pada pembangunannya, sebagai jalan strategis nasional,” imbuhnya.
