Cinta Lama Bersemi Kembali, Disahkan di Masjid Mapolres Probolinggo Kota

Cinta Lama Bersemi Kembali, Disahkan di Masjid Mapolres Probolinggo Kota
Prosesi akad nikah DN dan YL di Masjid Amanullah Mapolres Probolinggo Kota berjalan secara sederhana, namun khidmat. (foto;hud)

MEMOX.CO.ID – DN dan YL sebenarnya sudah pernah menjalin rumah tangga, namun gagal. Mereka bahkan sudah dikaruniai 2 orang anak. Jalan hidup mereka memang berliku, dan penjara lah membuat kesadaran mereka untuk membangun rumah tangga kembali tumbuh bahkan direalisasikan. Ibaratnya, cinta lama bersemi kembali akhirnya disahkan di masjid Mapolres Probolinggo Kota.

Ya, meski ditahan di balik jeruji besi bukan berarti hak untuk menikah seseorang hilang. Semua tahanan yang tengah menyandang status tahanan tetap punya hak untuk menikah tanpa pengecualian. Pernikahan yang dilakukan tahanan memang tidak dilarang sepanjang tidak menggangu proses penyidikan.

DN (31), warga Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo yang ditahan karena terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu melangsungkan pernikahan di Mapolres Probolinggo Kota, Rabu  (29/11/2023). Tentu saja yang menyaksikan peristiwa sakral itu hanya terbatas keluarga dekat.

“Gelaran pernikahan ini merupakan bentuk perwujudan hak tahanan. Polisi memenuhi hak yang bersangkutan untuk bisa melangsungkan pernikahan namun tetap memenuhi proses hukum,” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, melalui Plt. Kasi Humas Iptu Zainullah.

Zainullah mengatakan, Polres Probolinggo Kota memfasilitasi pernikahan DN dan YL (28) di masjid Amanullah Mapolres. Sepasang kekasih itu dinikahkan oleh penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.

“Berlangsung secara sederhana namun khidmat. Turut hadir perwakilan keluarga mempelai pasangan dan petugas dari Polres Probolinggo Kota. Ada permohonan dari pihak keluarga tersangka itu  agar  diizinkan melaksanakan pernikahan. Karena sudah direncanakan, maka kami fasilitasi,”tandasnya.

Iptu Zainullah turut mendoakan semoga kedua mempelai bahagia dan pengantin pria yang menjadi tahanan bisa menjalani proses hukum dengan secepatnya.

“Kepada mempelai wanita juga dapat bersabar menunggu suaminya selesai menjalani proses hukumnya,”ucap Zainullah.