Cek Gudang Logistik KPU, Kapolres Blitar Pastikan Surat Suara Aman

56
0
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya memimpin langsung pengecekan surat suara pemilihan bupati Blitar 2020 di gudang logistik KPU.
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya memimpin langsung pengecekan surat suara pemilihan bupati Blitar 2020 di gudang logistik KPU.

Blitar, Memox.co.id – Surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar 2020 akan segera didistribusikan. Untuk memastikan keamanan surat suara yang segera didistribusikan jelang pemilihan 9 Desember mendatang, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya melakukan pengecekan surat suara pemilihan bupati Blitar 2020 di gudang logistik KPU, Kamis (4/12/2020).

“Untuk memastikan keamanan surat suara, kita melakukan pengecekan gudang logistik KPU Kabupaten Blitar,” kata AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya.

Lebih lanjut Ahmad Fanani menyampaikan, sebagai aparat pengamanan pada Pilbup Blitar 2020, pihaknya ingin memastikan jika di setiap tahapan berjalan aman dan lancar. Termasuk tahapan pendistribusian surat suara.

“Kami ingin memastikan jika di setiap tahapan berjalan aman dan lancar termasuk pendistribusian surat suara. Kami mengerahkan personel untuk penjagaan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kita jaga selama 24 jam,” jelasnya.

Fanani menambahkan, selain proses distribusi, nantinya juga akan dilakukan dengan pengamanan ketat aparat kepolisian. Utamanya di wilayah-wilayah yang jangkauannya cukup jauh seperti beberapa desa di Blitar Selatan.

“Pendistribusian surat suara pada H-3 pemilihan nanti, kita juga harus memastikan aman sampai di masing-masing PPS. Aman dalam artian tidak rusak dan tidak kurang,” imbuhnya.

Kapolres Blitar memahami, bahwa di wilayah hukum Polres Blitar rawannya bukan karena potensi konflik, namun karena jauhnya jarak. Sehingga yang dianggap sebagai kerawanan utamanya ada di saat proses surat suara sebelum maupun sesudah pencoblosan

“Yang dimaksud daerah rawan di wilayah hukum Polres Blitar ini, bukan terkait potensi konflik. Melainkan lokasi yang cukup jauh dan akses jalan yang sulit, seperti beberapa desa di wilayah Blitar selatan,” pungkas Kapolres Blitar. (jar)