Indeks

Caleg Harus Mengerti Keluhan Masyarakat

Politikus muda Partai Golkar Ahmad Irawan.

Selanjutnya, selain sering bertemu masyarakat. Ahmad Irawan mengajak seluruh caleg Partai Golkar peka terhadap perubahan situasi dan kondisi yang ada dilapangan. Misalkan saat ini jumlah pemilih generasi Z, diperkirakan mencapai 66.8 juta pemilih.

Kata Irawan, setiap caleg harus mengerti kebutuhan generasi Z apa. Selanjutnya mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi pemilih anak muda itu. “Prinsipnya, harus berkomunikasi dengan pemerintah. Supaya persoalan yang dihadapi generasi Z bisa terjawab dan melegakan mereka,” tambah alumni Universitas Muhammdiyah Malang (UMM).

Disisa waktu kampanye, Ahmad Irawan berharap caleg Partai Golkar sering turba.untuk menjalin silahturahmi dengan masyarakat. Sebab cara itu dinilai efektif untuk mengerti persoalan masyarakat.

 “Kalau sering kemasyarakat akan kita ketahui persoalan yang terjadi. Misalkan warga mengeluhkan jalan rusak, pelayanan kesehatan yang kurang baik. Biaya sekolah masih mahal. Harga sembako mahal. Petani mengeluhkan soal harga pupuk dan masih banyak lainnya,” tambah dia.

Kalau saat ini ada kelompok masyarakat kurang puas dengan kinerja pejabat pemerintah dan anggota dewan itu wajar. Karena penilaian masyarakat obyektif. “Bisa jadi lima tahun lalu memilih caleg A. Ternyata setelah duduk dikursi dewan lupa pada masyarakat. Baru mendekat lagi saat pemilu seperti sekarang ini. Silahturahmi harus tetap dijaga supaya, masyarakat merasa ada pihak yang memperhatikan dan ada tempat untuk menyalurkan aspirasinya,” imbuhnya.

Ahmad Irawan, optimis bahwa saat ini masyarakat sudah sangat bijak dalam menghadapi situasi dan kondisi yang terjadi di Indonesia. Sehingga, meskipun ada perbedaan pilihan, kondusivitas dalam bersosial dan bermasyarakat tetap terjaga. (Adv/red/man)

Exit mobile version