Tulungagung, MEMOX.CO.ID – Total ada sebanyak 1.170 calon jamaah haji (CJH) asal Tulungagung yang tengah bersiap berangkat ke tanah suci. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah jamaah kategori lansia. Sehingga membuat Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo memberikan atensi kepada lansia.
Maryoto Birowo mengungkapkan, kondisi jamaah memang ada yang ikut manasik dan tidak lebih kurang ada 183 tidak mengikuti manasik. Karena ini pergantian ada mengundurkan diri dengan ada tambahan biaya. Ada juga yang mendampingi orang tua tidak jadi akhirnya mundur kemudian karena kekurangannya ini maka cadangan semua naik.
Dari data yang diperoleh dari Kementerian Agama Tulungagung, total usia 85 tahun keatas ada 76 CJH. Lalu 100 tahun keatas itu ada 2 orang, serta 70 persen yang berangkat berusia 60 tahun keatas. Oleh sebab itu, Pemkab Tulungagung meminta petugas haji benar-benar mendampingi bagi orang tua dan lansia.
“Sebagian besar lansia, makanya pendampingnya itu petugas ini banyak saya minta untuk diperhatikan. Seperti yang tertua usia 103 tahun atas nama beliau Eyang Akad Ponco Karso Ponco Rawi dari Campurdarat,” ungkap Maryoto Birowo di Pendopo Kongasarum Kusumaningbongso, Rabu (24/5/2023).
Bupati asli Besuki Tulungagung ini memberikan pesan kepada CJH untuk menjaga kondisi kesehatan, baik sebelum berangkat, atau selama di tanah suci. Sehingga pulang dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur.
“Semoga bapak ibu semuanya SMS. Selamat Mabrur Sehat,” terangnya.
Ada yang menjadi perhatian diantara Ia adalah Mbah Akad Ponco Karso Ponco Rawi yang saat ini telah berusia 103 tahun tampak kelihatan sehat, segar bugar seperti usia 60-an.
Ia mengenakan seragam CJH dibalut dengan kopiah hitam serta celana kain hitam. Berjalan untuk dimintai keterangan oleh awak media tampak bersemangat dan tanpa membutuhkan bantuan apapun.
“Usia saya 103 tahun, berangkat haji bersama anak saya perempuan nomor 2 mulai daftar 2016 lalu,” ujar Akad. (*)
