Bondowoso, Memox.co.id – Pemkab Bondowoso menobatkan Pemuda Pelopor tingkat Jawa Timur kemarin pagi. Dari 4 bidang yang dikokohkan, hanya ada 1 yang tidak ada peminatnya, Bidang Pendidikan. Penobatan ini sebegai bentuk perhatian pemerintah terhadap pemuda berprestasi.
Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin berharap, seluruh pemuda yang dikokohkan menjadi pemuda-pemudi pelopor menjadi motivator bagi dirinya dan memberikan edukasi terhadap seluruh pemuda Bondowoso.
“Pemuda adalah harapan bangsa. Pemuda yang berprestasi layak dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor. Agar menjadi inspirasi bagi pemuda lain untuk mengekplore kelebihannya,” kata Kyai Salwa, sapaan Bupati Bondowoso.
Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Disparpora, Dra. Retno Wulandari, M.M mengatakan, Pemuda Pelopor ini nanti akan menjadi model untuk pengembangan potensi kepemudaan. Ditambahkan, seluruh pemuda dan pemudi Bondowoso, yang mempunyai potensi sesuai bakatnya, bisa mengikuti ajang pemilihan Pemuda Pelopor. Agar potensi yang dimiliki bisa ditularkan pada pemuda lain.
“Pemuda harus menjadi inovator sebagai change of agent atau agen perubahan. Baik dalam pertumbuhan ekonomi, maupun dalam pengembangan budaya,” kata Pejabat berjilbab ini.
Dikatakan, untuk menjadikan pemuda dan pemudi Bondowoso inovatif, pihaknya bekerjasama dengan OPD lain. Mulai dari Dinas Penanaman Modal dan Perijinan, Pertanian, kesehatan, Koperindak, Diskominfo, dan lainnya. Program ini, bukan progam jangka pendek, tapi berkesinambungan. Goal yang ingin dicapai, pemuda juga ikut berkontribusi dalam pembangunan Bondowoso sesuai bidangnya,” pungkasnya. (sam/hen/mzm)
