BPBD Terima Bantuan 5 Ribu Masker dan Handsanitaizer

22
0
BPBD Terima Bantuan 5 Ribu Masker dan Handsanitaizer
MASKER : Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto bersama dengan Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, menerima bantuan 5ribu Masker dan Handsanitaizer.

Malang, Memox.co.id – Sebanyak 5 ribu masker dan handsanitazer diserahkan oleh manajemen Kampus STIE Malangkuncewara (ABM) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang yang nantinya akan diteruskan ke lima Kecamatan, Kamis (25/3/2021).

Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto menjelaskan, bantuan yang telah diterima pihaknya ini nanti akan disebar dengan jatah sebanyak 1000 masker dan Handsanitazer untuk setiap kecamatan.

“Artinya nanti kita sampaikan ke masing-masing kecamatan. Ini juga dalam rangka untuk peningkatan prokes (protokol kesehatan) di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Menurut Alie, penyaluran bantuan masker dan Handsanitazer kepada masyarakat melalui tiap-tiap kecamatan ini nanti akan berbarengan dengan edukasi Adaptasi Kebiasaan Baru (Akbar).

Sebagai bentuk dorongan agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan karena masih berada di masa
Pandemi covid-19.

“Ini semua berkaitan dengan pelaksanaan 5 M. Kita juga harus terus mengingatkan istilah Akbar (Adaptasi Kebiasaan Baru). Namanya Covid-19 meski nanti sudah berakhir, tetap kita harus taati prokes ya,” terangnya.

Hal senada dijelaskan, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Wanedi, yang ikut hadir dalam penyerahan bantuan 5 ribu masker dan Handsanitazer tersebut.

“Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Akbar atau adaptasi kebiasaan baru ini harus terus di sosialisasikan,” imbuhnya.

Meski saat ini jumlah kasus covid-19 sudah mulai mengalami penurunan, dan proses vaksinasi terus berjalan.

Tingkat kesadaran masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan harus tetap ditingkatkan. Salah satunya melalui tingkat Kecamatan.

“Tentu seperti ini harus bisa dilakukan oleh semua kalangan ya. Ini sangat bagus dan kami mendukung. Setelahnya nanti kan diberikan ke setiap kecamatan, jadi nanti camat juga harus ikut berperan dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat juga,” tandasnya. (gab/man)