MEMOX.CO.ID – Merintis karir politik dari santri, mematangkan sikap politiknya. Itulah gambaran singkat sosok Gus Syamsul Khoiri, caleg DPR RI Nomor 4 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berebut kursi daerah pemilihan Pasuruan-Probolinggo.
Saat sebagian caleg sibuk mengumbar janji kampanye pada Pemilu 14 Pebruari 2024 mendatang, dirinya memilih untuk tak larut dalam pragmatisme. Tak kenal lelah, merebut hati rakyat dengan agenda blusukannya.
“Saya yakin rakyat punya hati dan bisa didekati dengan hati. Kuncinya komunikasi yang jujur dan apa adanya ketika bertemu dengan pemilih, serta konsisten melawan pragmatism,” tegas Gus Syamsul Khoiri, saat blusukan temui warga akar rumput, Minggu (3/11/2023).
Bagi Gus Syamsul Khoiri, berpolitik bukan sekedar soal berebut duduk di kursi wakil rakyat. Politik itu seni mengabdi pada masyarakat. Konsisten pada ideologi, taat hukum dan ikhlas berjuang merupakan kunci kemenangan mengalahkan pragmatisme.
Selama masa kampanye jelang pemilihan, banyak sekali godaan untuk terseret dalam praktek politik uang. Dengan keyakinan penuh, dirinya berupaya untuk memberikan pendidikan politik langsung ke masyarakat. Bahkan, dirinya juga rajin bertemu alumni santri yang diasuhnya di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo untuk memperkuat jalinan silaturohmi. “Money politics hanya akan melahirkan politisi tak beradab dan pada akhirnya menyakiti hati rakyat,” tegas Wakil Ketua DPC PPP Kota Probolinggo ini.
Melalui pertemuan-pertemuan kecil, dengan kelompok masyarakat di dapilnya mengajak agar warga mau menggunakan hak suara. Pertemuan langsung dengan warga, disebutnya ternyata efektif untuk menarik dukungan.
“Satu suara saja, itu sangat berarti. Menemui langsung kelompok kecil memang melelahkan, tapi Alhamdulillah banyak orang percaya dan memilih saya,”tandasnya.
