MEMOX.CO.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB) menggelar workshop sehubungan pengembangan UMKM Kota Malang bersama dengan Alfamart. Bertempat di gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang , Sabtu (26/08/2023).
Melalui Workshop, monitoring dan pendampingan secara berkala ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam merealisasikan pengembangan bisnis mereka dengan memanfaatkan era digitalisasi 5.0.
Melihat di Kota Malang memiliki lebih dari 17.000 UMKM dan, hanya 30 persen UMKM Kota Malang yang telah terdigitalisasi. Kebanyakan pelaku UMKM hanya tahu apa itu media sosial dan mempercayainya namun belum bisa memanfaatkan sebagai wadah pengembangan bisnis.
Salah satu faktor yang menjadi penghambat pelaku usaha masih bingung untuk mengoperasikan internet untuk bisnisnya.
Oleh karena hadirnya acara workshop Incubation of Society 2023 dibawah naungan UB khususnya Fakultas Ekonomi & Bisnis dengan merangkul Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang mampu meningkatkan perekonomian pelaku UMKM.
Termasuk dari pihak Bank Indonesia, Maxim, dan Alfamart pun ikut serta terlibat atas terlaksananya program tersebut. Hal ini juga sebagai dukungan untuk mewujudkan tujuan dari pemerintah Indonesia, yakni UMKM Naik Kelas,” ujar Ridho Febrian, Ketua BEM FEB UB 2023.
Dirinya juga menjelaskan,tahap pertama dalam pelaksanaan acaranya berupa Workshop 1 dengan
tema “Optimalisasi Branding Produk Melalui Desain Profil Media Sosial.” yang disertai praktek
di dalamnya secara sukses dan membuat peserta puas akan acara tersebut.
“Pada workshop ini diikuti lebih dari 30 UMKM Kota Malang yang telah diseleksi mempelajari bagaimana branding melalui sosial media yang baik dan benar serta terdapat sesi praktek dimana peserta membuat
jadwal pembuatan konten branding,” terangnya.
Vanesa Astari salah satu pemateri workshop sesi pertama mengatakan “acara IOS menurutku ok banget sih, aku amazed sama temen-temen panitia yang bisa gather rekan-rekan UMKM di Kota Malang, dan kasih materi workshop yang bagus.
“Aku yakin digitalisasi bisnis memang terdengar kurang menyenangkan, tetapi kalau kita tidak beradaptasi kita akan kalah oleh zaman, dan menurutku kemajuan UMKM di Malang akan bikin Malang jadi ruang untuk tumbuhnya industri kreatif yang kompetitif di Indonesia,”ungkapnya.
Apa yang telah disampaikan pemateri mendapatkan apresiasi salah satu pelaku UMKM Jenny dirinya mengaku, memang sudah aku tunggu-tunggu acara seperti ini.
“Sebagai pelaku UMKM kami sangat perlu pendamping branding tata cara penjualan maupun kemasan produk yang kami punya biar lebih menarik,” jelasnya.
(fik).
